Beton memadat sendiri
Beton memadat sendiri (self compacting concrete) merupakan beton berkinerja tinggi (fc' < 50 Mpa) yang dikembangkan dari beton konvensional.[1] Beton memadat sendiri mampu mengalir, memadat serta mampu menyesuaikan diri dengan bekisting. Beton ini memiliki tingkat penggunaan alat pemadat yang sangat sedikit. Dalam beberapa kasus, bahkan beton dituang tanpa menggunakan alat pemadat sama sekali.[2]
Salah satu kriteria kinerja beton memadat sendiri salah satunya adalah passing ability.[1] Ini merupakan syarat utama dimana beton segar dirancang untuk memiliki sifat encer/viskositas tertentu sehingga beton mampu mengalir secara mandiri. Semakin besar rasio yang terbentuk (0-1) memberikan indikasi semakin baik pula kemampuan beton segar melewati sela-sela penulangan yang dicatat dalam bentuk rasio perbedaan tinggi H2/H1. [1]
Syarat Beton Memadat Sendiri (self compacting concrete)[2]
Untuk mendapatkan beton segar memadat sendiri, perlu diperhatikan hal sebagai berikut:[2]
- Agregat kasar dibatasi jumlahnya sampai kurang lebih 50% dari campuran beton. Hal ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan maksimum agregat di 19 mm. Serta proporsi gradasi diperbanyak pada ayakan tertahan 4,75-9,5 mm.
- Pembatasan jumlah agregat halus kurang lebih 40% dari volume beton.
- Penggunaan bahan tambah superplastizier pada adukan untuk menambahkan workability serta mereduksi penggunaan air.
- Penambahn bahan pengisi (filer) pada campuran beton, seperti Silica Fume sebagai bahan pengganti untuk semen. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan durabilitas/keawetan dari beton.[3]
Referensi
- ^ a b c SNI 8348:2017 Tentang Metode uji passing ability beton memadat sendiri dengan L-Box
- ^ a b c Rusyandi, Kukun (2012). "Perancangan Beton Self Compacting Concrete (Beton Memadat Sendiri) dengan Penambahan Fly Ash dan Structuro". Sekolah Tinggi Teknologi Garut. 10 (01): 2–4.
- ^ Handoko, Sugiharto (2001). "Penggunaan Fly Ash dan Viscocrete pada Self Compacting Concrete". Jurnal Dimensi Teknik Sipil UK Petra. 8.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


