Bendera Batak


Bonang Manalu
Nama ᯅᯬᯉᯰ ᯔᯉᯞᯮ (Surat Batak)
Pemakaian Bendera budaya Simbol vexillologis kecil atau piktogram berwarna hitam putih yang menunjukkan perbedaan penggunaan bendera
Rancangan Trijalur mendatar berwarna putih, merah, dan hitam

Bendera Suku Batak adalah bendera trijalur horizontal yang terdiri dari warna putih, merah, dan hitam. Ketiga warna ini yang juga dikenal dengan nama Bonang Manalu (Surat Batak: ᯅᯬᯉᯰ ᯔᯉᯞᯮ, har.'Tiga Benang'),[1] Sitolu Warna (ᯘᯪᯖᯬᯞᯮ ᯋᯒ᯲ᯉ, 'Sang Tiga Warna'), atau Tiga Bolit (ᯖᯪᯎ ᯅᯬᯞᯪᯖ᯲, 'Sang Tiga Membelit'),[2] adalah warna utama suku Batak yang berada di provinsi Sumatera Utara, Indonesia.[3][4]

Bendera Bonang Manalu ini tidak memiliki susunan warna yang standar. Selain dari susunan warna putih, merah, dan hitam, ada juga susunan lain yang diterima:

Warna dan makna

Model rumah Batak dengan motif gorga, menggunakan warna bonang manalu

Warna-warna Bonang Manalu merupakan simbol penting dalam budaya Batak yang membuat warna-warna ini terkait erat dengan suku Batak. Warna-warna ini tampil sebagai warna utama pada motif gorga, ulos, dan lain sebagainya.[2] Warna-warna ini banyak diartikan sebagai berikut:[2][5]

  • Putih melambangkan kesucian, kebenaran, dan kejujuran.
  • Merah melambangkan keberanian, solidaritas, dan persatuan.
  • Hitam melambangkan kekuatan, ketegasan, dan kepemimpinan.

Bentuk Bonang Manalu yang berwarna putih-merah-hitam juga merepresentasikan tiga lapisan dunia menurut mitologi Batak:[3][4][2]

  • Putih melambangkan dunia atas (Banua Ginjang) tempat tinggal para dewa
  • Merah mewakili dunia tengah (Banua Tonga) tempat manusia hidup
  • Hitam mewakili dunia bawah (Banua Toru) tempat tinggal roh-roh dan makhluk tak terlihat

Warna-warna ini juga bisa menjadi representasi siklus hari, yaitu pagi, siang, dan malam. [2]

Penggunaan

Bendera Batak tampil di masa unjuk rasa.

Bendera Bonang Manalu tidak digunakan sebagai simbol separatisme oleh masyakarat Batak, ia lebih digunakan sebagai simbol identitas etnis dan budaya. Bendera Bonang Manalu dapat dilihat di tempat-tempat suci Batak seperti Pusuk Buhit.

Lihat juga

Referensi

  1. ^ ""Bonang Manalu": Tiga Warna Dasar Ulos dalam Pemahaman Spiritual Batak | Kopitimes.id". 2019-04-28. Diakses tanggal 2025-06-30.
  2. ^ a b c d e admin (2022-12-23). "Gorga Dalam Kehidupan Batak Toba". GALASIBOT.CO.ID. Diakses tanggal 2025-06-30.
  3. ^ a b Kompasiana.com (2022-02-19). "Filosofi Warna Khas Batak Toba". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2022-03-11.
  4. ^ a b Bisnis, Harian Medan. "Menggali Makna dari Tiga Warna  Batak". Jones Gultom - MedanBisnisDaily.com. Diakses tanggal 2022-03-11.
  5. ^ "Dosen STB Lakukan Pembelajaran Tentang Tiga Warna Batak Di Laguboti - Mediamasip.com". 2023-05-08. Diakses tanggal 2025-06-30.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement