Believe: The Ultimate Battle

Believe: The Ultimate Battle
Poster penayangan di bioskop
Sutradara
ProduserCelerina Judisari
Ditulis oleh
  • Rahabi Mandra
  • Jocelyn Cordelia
Berdasarkan
Agus Subiyanto
Pemeran
Penata musikAghi Narottama
SinematograferAlvin Aprilianto Tan
Perusahaan
produksi
  • Bahagia Tanpa Drama Pictures
Tanggal rilis
  • 24 Juli 2025 (2025-07-24) (Indonesia)
  • 9 Oktober 2025 (2025-10-09) (Malaysia)
  • 4 Desember 2025 (2025-12-04) (Netflix)
Durasi112 menit
Negara Indonesia
Bahasa

Believe: The Ultimate Battle adalah film drama laga sejarah Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, berdasarkan skenario yang ditulis Rahabi dan Jocelyn Cordelia. Film ini dibintangi oleh Ajil Ditto, Adinda Thomas, Wafda Saifan, Maudy Koesnaedi, dan Marthino Lio, dengan alur cerita mengenai kisah hidup Agus Subiyanto yang terinspirasi dari buku biografi berjudul Believe: Based on True Story About Faith, Dream, and Courage karya Agus.[1][2] Believe: The Ultimate Battle ditayangkan di bioskop Indonesia pada 24 Juli 2025 dan mulai ditayangkan di Netflix pada 4 Desember 2025.[3][4][5]

Plot

Pada saat Operasi Seroja tahun 1975, Sersan Dedi Unadi, ayah dari Agus Subiyanto, menyelamatkan seorang anak kecil bernama Felipe. Dedi terluka parah tetapi berhasil selamat. Istri dari Dedi (Mamah) yang sudah tidak tahan lagi dengan kehidupan sebagai istri tentara akhirnya meninggalkan suami dan anak-anaknya. Dididik dengan gaya militer, Agus kecil yang sering dirundung teman-temannya menjadi anak yang nakal dan sering memecahkan masalah dengan cara kekerasan.

Agus tumbuh menjadi anak yang nakal hingga tahun 1984, di mana ayahnya meninggal akibat kecelakaan motor. Setelah mendengar ucapan salah satu tentara pada saat acara penguburan ayahnya, Agus bertekad untuk mengikuti jejak ayahnya dengan menjadi tentara. Agus mencoba mendaftar di Sekolah Bintara tapi tidak diterima.

Agus pada akhirnya berhasil menjadi tentara dan bergabung di Akademi Militer Magelang. Pada saat Prabowo Subianto melakukan perekrutan untuk pelatihan komando, Agus menjadi bersemangat dan sangat ingin terpilih sebagai pasukan khusus, tetapi ia malah ditempatkan untuk melatih pasukan pengibar bendera. Di pasukan pengibar bendera, Agus berkenalan dengan Evi Sophia Indra, dan jatuh cinta padanya. Seiring waktu, hubungan mereka menjadi semakin dekat. Setelah itu, Agus diangkat menjadi komandan dari platoon Battalion 323 yang dipersiapkan untuk menjalankan misi rahasia di daerah timur.

Pada tahun 1995, Agus memulai tugas pertamanya di Loro sae, Timor Timur, dengan menaiki KRI Teluk Amboina (503) dan mendarat di Pelabuhan Dili. Misi pasukannya saat itu adalah membunuh Abel Freitas, seorang tokoh Front Revolusi Independen Timor Leste. Setelah berhari-hari berperang di pedalaman Timor Timur, Agus berhasil membunuh Abel. Di sana, Agus bertemu dengan Felipe, orang yang pernah diselamatkan ayahnya 20 tahun yang lalu.

Pada tahun 1996, Agus melamar Evi untuk menikahinya. Evi yang masih belum sepenuhnya yakin meminta waktu untuk menjawabnya. Pada saat upacara penutupan pendidikan prajurit komando angkatan-73 TA 1997, Evi menerima lamaran Agus dan mereka kemudian menikah. Pada saat Evi hamil, Agus ditugaskan kembali ke Timor Timur dalam misi berbahaya untuk menyelamatkan pengungsi sebanyak mungkin.

Di Timor Timur, pasukan Agus menjadi pasukan terakhir yang mengawal proses perpindahan para pengungsi. Agus menemukan mayat Felipe yang telah dibunuh oleh Miro, pemimpin dari Front Revolusi Independen Timor Leste. Pasukan Agus kemudian berperang sengit melawan pasukan Miro. Agus pada akhirnya berhasil membunuh Miro dan mengawal para pengungsi dengan selamat.

Sekembalinya di Cimahi, Agus ditemani oleh Evi mengunjungi makam Dedi di Taman Makam Pahlawan dan mengenang memori-memori mereka di masa lalu.

Pemeran

  • Ajil Ditto sebagai Kapten Agus Subiyanto, anak Sersan Dedi & suami Evi
  • Faqih Alaydrus sebagai Agus Subiyanto Kecil
  • Adinda Thomas sebagai Evi Sophia Indira, Istri Kapten Agus
  • Wafda Saifan sebagai Sersan Dedi Unadi, bapak Kapten Agus yang mengikuti Operasi Seroja 1975 namun meninggal karena kecelakaan motor pada 1984
  • Maudy Koesnaedi sebagai Ibu Evi
  • Marthino Lio sebagai Miro, pemimpin pemberontak Front Revolusi Independen Timor Leste
  • Yoriko Angeline sebagai Mamah, mantan istri Dedi dan ibu Agus yang meninggalkan Dedi dan Agus karena tidak sanggup menjalani kehidupan sebagai istri tentara
  • Aqueene Djorghi sebagai Fianita
  • Iqbal Sulaiman sebagai Abraham Miro "Abel" , anak Miro yang mengikuti jejak ayahnya bergerilya, tetapi dia tewas di tangan Agus pada 1995
  • Eduwart Manalu sebagai Letnan Lukman, kepala kompi yang menjaga Dedi ketika Operasi Seroja
  • Haydar Salihz sebagai Felipe, pemuda yang bekerja untuk kompi Letnan/Kapt Agus dan pernah ditolong oleh Dedi saat kecil. Dia tewas ditangan Miro selepas terjadi serangan
  • Ernest Samudera sebagai Letnan Kolonel/Brig Jenderal Prabowo Subianto, pemimpin Linud dan Panglima Kopasuss

Produksi

Film ini merupakan debut untuk rumah produksi Bahagia Tanpa Drama, yang terinspirasi dari buku Believe karya Agus Subiyanto yang mengisahkan perjalanan hidupnya saat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Republik Indonesia.[6] Meskipun film ini terinspirasi dari peristiwa nyata, para pembuatnya mengambil beberapa kebebasan kreatif untuk mendramatisasi narasi sambil tetap menjaga esensi dari kisah nyata Agus.[7] Proses produksi film ini didukung oleh Tentara Nasional Indonesia untuk menghasilkan gerakan perkelahian dan taktik perang yang realistis.[6] Pengambilan gambar dilakukan di beberapa lokasi di Jawa Barat, Banten dan Timor Leste.[8]

Penerimaan

Setelah ditayangkan, Believe: The Ultimate Battle telah ditonton oleh 1 juta penonton,[5][9] dan mendapatkan beberapa penghargaan internasional, salah satunya adalah Sutradara Terbaik di Festival Film Internasional Montreal 2025,[10] serta lolos seleksi Showcase Festival Film New York 2025.[11]

Penghargaan Tanggal Kategori Penerima Hasil Ref.
Festival Film Internasional Montreal 22 Agustus 2025 Sutradara Terbaik Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana Menang [12]
Festival Film Internasional Bollywood Hollywood 25 Oktober 2025 Best Action Movie Believe: The Ultimate Battle Nominasi [13]

Referensi

  1. ^ Puspasari, Desi. "Film Believe: The Ultimate Battle Dibintangi Ajil Ditto-Adinda Thomas". detikpop. Diakses tanggal 2025-12-08.
  2. ^ Zaakiyah, Raina (23 November 2024). "Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Believe: The Ultimate Battle". idntimes.com. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  3. ^ Puspasari, Desi (11 November 2024). "Film Believe: The Ultimate Battle Dibintangi Ajil Ditto-Adinda Thomas". detik.com. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  4. ^ "Kodaeral XIII". www.instagram.com. 2025-12-01. Diakses tanggal 2025-12-08.
  5. ^ a b Yuditha, Fanny (2025-12-05). "Raup lebih dari 1 juta penonton di bioskop, film Believe: Takdir, mimpi, keberanian kini tayang di Netflix". MSN. Diakses tanggal 2025-12-09.
  6. ^ a b Puspasari, Desi. "Film Believe: The Ultimate Battle Dibintangi Ajil Ditto-Adinda Thomas". detikpop. Diakses tanggal 2025-12-08.
  7. ^ "'Believe: The Ultimate Battle' Ending Explained And Film Summary: Is It Based On A True Story?" (dalam bahasa American English). 2025-12-05. Diakses tanggal 2025-12-08.
  8. ^ Bahar, Rizkya Fajarani (2025-07-24). "Film Believe Rilis Hari Ini, Penuh Aksi Perang Mendebarkan Tapi Malah Bikin Nangis | Halaman 2". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2025-12-09.
  9. ^ Alamsyah, Fauzi Nur (2025-08-22). Willem, Jonata (ed.). "Film Believe Tembus 1 Juta Penonton, Jadi Film Perang Sejarah Terlaris di Indonesia". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2025-12-09.
  10. ^ Syaifullah, Asep. "Believe Bikin Bangga di Festival Film Internasional Montreal 2025". detikpop. Diakses tanggal 2025-12-09.
  11. ^ Kurniawan MP, Dicky (5 Agustus 2025). "Believe Lolos Seleksi Festival Film di New York". Tempo. Diakses tanggal 2025-12-09.
  12. ^ Puspasari, Desi. "Believe Catat Prestasi di Festival Film Internasional, Bakal Tayang di New York". detikpop. Diakses tanggal 2025-12-09.
  13. ^ "Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2025". CNN Indonesia. 19 October 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 October 2025. Diakses tanggal 20 October 2025.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement