Bekas Gudang Karet Maclaine
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
![Bekas Gudang Karet Maclaine di [[Sungai Tabuk Keramat, Sungai Tabuk, Banjar]], [[Sungai Tabuk, Banjar]], [[Kabupaten Banjar]]](http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a2/Bekas_Gudang_Karet_Maclaine_002.jpg/250px-Bekas_Gudang_Karet_Maclaine_002.jpg)
| Bekas Gudang Karet Maclaine | |
|---|---|
![]() |
Bekas Gudang Karet Maclaine adalah situs cagar budaya yang terletak di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Bangunan ini merupakan bekas pabrik pengolahan karet peninggalan masa kolonial Belanda yang dahulu digunakan sebagai gudang dan jalur distribusi karet melalui pelabuhan di Sungai Martapura.[1]
Penetapan Cagar Budaya
Bangunan ini ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Surat Keputusan Nomor 211 Tahun 2014, yang dikeluarkan pada tanggal 27 Januari 2014. Dalam SK tersebut, Bekas Gudang Karet Maclaine diklasifikasikan sebagai Cagar Budaya Tingkat Kabupaten/Kota dengan jenis Bangunan.[2]
Sejarah dan Latar Belakang
Bekas Gudang Karet Maclaine berlokasi di Desa Sungai Tabuk Keramat, tepatnya di halaman SMP Negeri 1 Sungai Tabuk. Situs ini ditemukan kembali saat Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Balai Arkeologi Banjarmasin untuk melakukan verifikasi lokasi dan studi lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa kolonial, di lokasi ini pernah berdiri pabrik dan gudang karet milik perusahaan Belanda bernama NV Nederlandsche Rubber Unie. Pabrik tersebut dibangun pada tahun 1927 dengan kapasitas produksi mencapai 7.500 ton per tahun, dan beroperasi hingga pecahnya Perang Dunia II.
Selain pabrik karet, di kawasan tersebut juga diketahui pernah berdiri pabrik obat, penyamakan kulit, dan pabrik ubin lantai.[3]
Penghancuran Saat Pendudukan Jepang
Menjelang kedatangan tentara Jepang ke Kalimantan Selatan pada sekitar tahun 1942–1943, pabrik ini sengaja dihancurkan oleh pihak Belanda agar tidak jatuh ke tangan musuh dan digunakan sebagai fasilitas logistik perang. Jepang pada masa itu sangat membutuhkan karet untuk mendukung keperluan militer, terutama kendaraan tempur.[3]
Kondisi Terkini dan Pelestarian
Meskipun saat ini hanya tersisa pondasi bangunan, lokasi bekas Gudang Karet Maclaine tetap dijaga dan dirawat. Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Banjar telah merekomendasikan agar lokasi ini ditetapkan sebagai struktur cagar budaya, demi menjamin pelestarian nilai historisnya.[3]
Referensi
- ^ "Cagar Budaya | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata". simdapokbud.banjarkab.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-04-05.
- ^ "Cagar Budaya". budaya-data.kemdikbud.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-04-05.
- ^ a b c Syarifuddin, M. "Pabrik Karet di Sungai Tabuk, Dihancurkan Jelang Perang Dunia II - Radar Banjarmasin". Pabrik Karet di Sungai Tabuk, Dihancurkan Jelang Perang Dunia II - Radar Banjarmasin. Diakses tanggal 2025-04-05.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



