Batu Ferringhi
Batu Ferringhi باتو فيرريڠهي பத்து பெரிங்கி | |
|---|---|
Daerah pinggiran George Town | |
| Negara | |
| Negeri | |
| Kota | |
| Distrik | Timur Laut |
| Luas | |
| • Total | 2,3 km2 (9 sq mi) |
| Populasi (2020)[1] | |
| • Total | 9.046 |
| • Kepadatan | 390/km2 (1,000/sq mi) |
| Demografi | |
| • Kelompok etnis |
|
| Zona waktu | UTC+8 (Waktu Malaysia) |
| • Musim panas (DST) | Not observed |
| Kode pos | 11100 |
Batu Ferringhi adalah sebuah kawasan pinggiran kota yang terletak di pesisir utara Pulau Pinang, di daerah Timur Laut, Pulau Pinang, Malaysia.
Letaknya sekitar 11 km (6,8 mil) barat laut dari pusat kota George Town. Batu Ferringhi merupakan salah satu destinasi pantai utama di Pulau Pinang yang populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Pada hari yang cerah tanpa awan, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Laut Andaman dan Gunung Jerai yang terletak di negara bagian tetangga, Kedah.
Dengan mempertimbangkan kedatangan para wisatawan, beberapa hotel tinggi dan besar telah dibangun di sepanjang pantai yang membentang sejauh 4 km (2,5 mil).
ktivitas manusia di Batu Ferringhi telah tercatat sejak tahun 1592, ketika seorang pria Inggris bernama Sir James Lancaster tiba dan mulai menjarah kapal-kapal lain di sekitar Pulau Pinang.[2][3] Namun, sepanjang sebagian besar sejarahnya yang lebih baru, Batu Ferringhi merupakan sebuah desa yang tenang, hingga proses urbanisasi di kawasan tersebut dimulai pada tahun 1970-an.
Etimologi

Kata ferringhi atau feringgi adalah ejaan modern dari kata Melayu Klasik peringgi, yang awalnya digunakan untuk merujuk kepada para penakluk Portugis sebelum kemudian digunakan untuk semua orang keturunan Eropa. Kata ini berkerabat dengan kata farang dalam bahasa Thai dan barang dalam bahasa Khmer. Semuanya berasal dari kata dalam bahasa Hindi, firangī (फ़िरंगी).
Oleh karena itu, Batu Ferringhi berarti tempat di mana orang Barat datang mendarat, dengan kata Melayu batu (yang berarti "batu" atau "karang") merujuk pada garis pantai berbatu di kawasan ini.
Di kalangan masyarakat India setempat, terutama orang Tamil, kawasan ini dikenal dengan nama Paringgi Malai, yang berarti "bukit orang asing".
Demografi
Pada tahun 2020, Batu Ferringhi memiliki jumlah penduduk sebanyak 9.046 orang.[1] Kaum Melayu membentuk 21.7% dari jumlah tersebut. Sekitar 16% dari populasi kawasan ini terdiri dari ekspatriat, yang jumlahnya hampir setara dengan komunitas etnis India yang juga signifikan.
Transportasi
Jalan utama di dalam Batu Ferringhi adalah Jalan Batu Ferringhi yang berada di sepanjang pesisir dan merupakan bagian dari Jalan Persekutuan 6. Jalan ini menyambung dari Jalan Tanjong Bungah, melintasi jantung kawasan Batu Ferringhi, dan berubah menjadi Jalan Teluk Bahang di sisi barat daerah tersebut. Karena Batu Ferringhi merupakan destinasi wisata yang populer, beberapa jalan di kawasan ini—termasuk Jalan Batu Ferringhi—sering mengalami kemacetan lalu lintas.
Bus Rapid Penang nomor 101 dan 102 melayani penduduk kawasan ini dengan menghubungkan Batu Ferringhi ke berbagai tujuan di kota, seperti Tanjong Bungah, Tanjong Tokong, Bandar Udara Internasional Pulau Pinang, dan Queensbay Mall.[4][5]
Referensi
- ^ a b c "MyCensus 2020: Mukim/Town/Pekan". Department of Statistics Malaysia. Putrajaya: 174–175. February 2024. ISBN 9789672537069.
- ^ "The island". www.footprinttravelguides.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-02. Diakses tanggal 2016-11-11.
- ^ Staff, ExpatGo (2014-06-24). "Sailing Around Penang with Three Expats in a Small Boat". ExpatGo (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2016-11-11.
- ^ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-02. Diakses tanggal 2017-05-21. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
- ^ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-30. Diakses tanggal 2017-05-21. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


