Bandar Udara Internasional Bali Utara
Bandar Udara Internasional Bali Utara North Bali International Airport | |
|---|---|
| Informasi | |
| Jenis | Publik |
| Pemilik | PT Bibu Panji Sakti |
| Pengelola | PT Bibu Panji Sakti |
| Lokasi | Sumber Klampok, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia |
| Ketinggian dpl | 8 mdpl |
| Koordinat | 8°3′28.318″S 115°12′14.337″E / 8.05786611°S 115.20398250°E |
| Peta | |
NBIA Lokasi bandara di Bali / Indonesia NBIA NBIA (Indonesia) NBIA NBIA (Asia Tenggara) | |
Bandar Udara Internasional Bali Utara (bahasa Inggris: North Bali International Airport; biasanya disingkat menjadi "NBIA"), adalah sebuah bandar udara di pulau Bali, Indonesia, yang terletak di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Bandar udara tersebut adalah proyek yang diinisiasikan oleh PT BIBU Panji Sakti bersama Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, pada 9 Juli 2015.[1]
Pada tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Beberapa proyek di Bali masuk dalam daftar prioritas, salah satunya pembangunan Bandara Internasional Bali Utara. [1] Bandar Udara Internasional ini pun dirancang oleh firma arsitek Alien Design Consultant. [2][2]
Bandar udara
Dengan kapasitas 32 juta penumpang, NBIA akan menjadi bandar udara terbesar ke-2 se-Indonesia. Dibangun seluruhnya di atas laut, lahannya akan dibagi menjadi 2 bagian: bandar udara dan aerotropolis. Terdiri dari 1 terminal penumpang utama dengan 3 terminal penumpang satelit, 2 landas pacu sejajar, heliport, dan seaport. Juga termasuk terminal kargo dan maintenance area.[3]
Arsitektur
Desain arsitektur Bandara Internasional Bali Utara dirancang oleh firma arsitektur Alien Design Consultant (Alien DC). Firma ini ditunjuk sebagai arsitek utama sekaligus satu-satunya pihak perancang dalam pengembangan konsep bandara tersebut. [3][4]
Rancangan bandara mengusung pendekatan futuristik dengan tetap memperhatikan identitas budaya Bali sebagai elemen penting dalam visual maupun tata ruang. Konsep desain ini diharapkan tidak hanya mendukung fungsi bandara sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menghadirkan ikon arsitektur baru yang dapat merepresentasikan citra Bali di tingkat global.[5]
Desain bandara ini mengusung konsep “Bedawang Nala”, terinspirasi dari mitologi kura-kura kosmik Bali yang melambangkan harmoni dan perlindungan. Filosofi ini diwujudkan dalam bentuk arsitektur terminal yang organik, dengan lengkung menyerupai cangkang kura-kura, serta tata ruang yang mengadopsi nilai Tri Hita Karana; yaitu harmoni dengan Tuhan, manusia, dan alam.[6]
Perencanaan
Permulaan
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia telah memasukkan dalam PPP Book 2013 (Public - Private Partnership), sebuah program pengembangan bandara baru di Bali Utara dengan kode proyek D-001-10-004. Proyek ini terdiri dari pengurangan kemacetan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Provinsi Bali merupakan salah satu tempat wisata terbesar di Indonesia. Satu-satunya bandara, yang terletak di Selatan, menyambut hampir 20 juta penumpang pada tahun 2017 dan diperkirakan akan tumbuh sebesar 8% pada tahun berikutnya. Pemda menganggap bandara baru akan mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Denpasar dan Kabupaten Nusa Dua.
2015
Setelah mempelajari beberapa konsep, Gubernur Bali memilih proyek bandara di laut dalam surat rekomendasinya No. 553/11583/DPIK tanggal 9 Juli 2015. Proyek ini mengusulkan untuk mengembangkan THKON Aerotropolis di Kubutambahan di Kabupaten Buleleng. THKON berasal dari istilah Tri Hita Karana. Ini adalah strategi pembangunan kota baru sesuai dengan tradisi Bali kuno berdasarkan kualitas hidup.
2018
Proyek pembangunan di laut merupakan puncak dari banyak perdebatan politik yang berujung pada perpanjangan studi kelayakan. Subjek perdebatan adalah pemerataan antara Bali Utara dan Bali Selatan. Gubernur meminta adanya keseimbangan dalam rencana pengembangan kedua kawasan tersebut.
Pada Maret 2018, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, memberikan lampu hijau untuk studi kelayakan di lokasi yang dipilih.
Pada saat yang sama, perluasan bandara yang ada serta jaringan transportasi antara utara dan selatan pulau diprioritaskan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
2025
Pada tahun 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dalam dokumen perencanaan tersebut, sejumlah proyek infrastruktur strategis di Bali masuk ke dalam daftar prioritas pembangunan nasional. Salah satu proyek yang tercantum adalah rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU). [4][7]
Pemegang proyek pembangunan Bandara Bali Utara, PT BIBU Panji Sakti baru saja meluncurkan desain bandara tersebut. Desain bandara itu dibuat oleh firma arsitektur Alien Design Consultant (DC). Peluncuran desain tersebut dilakukan di kantor PT BIBU Panji Sakti, Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu (24/9/2025). [8]
Referensi
- ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-02. Diakses tanggal 2018-04-01.
- ^ Muhammad, Qeis (2025-04-10). "https://www.aliendc.com/post/arsitektur-transportasi-di-indonesia-karya-alien-design-consultant". Alien Design (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-22.
- ^ Post, The Jakarta (2018-02-22). "Bali to develop offshore airport". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-06-01.
- ^ Muhammad, Qeis (2025-04-10). "https://www.aliendc.com/post/arsitektur-transportasi-di-indonesia-karya-alien-design-consultant". Alien Design (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-22.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-09-22.
- ^ Muhammad, Qeis (2025-09-24). "https://www.aliendc.com/post/peluncuran-desain-bandara-internasional-bali-utara-harmoni-budaya-dan-inovasi". Alien Design (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-26.
- ^ Samudero, Rizki Setyo. "Prabowo Keluarkan RPJMN, Ada Bandara Bali Utara-Pedesaan Shiny Tabanan". detikbali. Diakses tanggal 2025-09-22.
- ^ Brilian, Almadinah Putri. "Desain Bandara Bali Utara Resmi Diluncurkan, Terinspirasi Kura-kura Kosmik". detikproperti. Diakses tanggal 2025-09-26.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


