Bahasa Turpan

Bahasa Turpan
tkaṃ
Tokharia A, Tokharia Timur, Agnea, Karashahria, Turfan[1]
Prasasti berbahasa Tokharia bertuliskan: "Buddha ini dilukis oleh tangan Sanketava"
Dituturkan diKarasahr dan Turpan
WilayahCekungan Tarim
EtnisBangsa Tokharia
Kepunahan850 M[2]
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3xto
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
xto
Glottologtokh1242[3]
IETFxto
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam

CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman

NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Turpan diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [4][5]
Lokasi penuturan
Bahasa Tokharia A atau Turpan (biru), Tokharia B atau Kucha (merah), dan Tokharia C (hijau) di Cekungan Tarim.[6] Kota oasis Tarim tercantum seperti yang tercantum dalam Kitab Han (sekitar abad ke-2 SM), dengan luas persegi sepadan dengan jumlah penduduk.[7]
Peta diakronis yang menunjukkan kelompok kentum (biru) dan satem (merah) dalam rumpun bahasa Indo-Eropa. Bahasa Tokharia, di sebelah kanan (Timur), merupakan bagian dari kelompok kentum yang awalnya membentuk sebuah kesinambungan, sebelum "satemisasi" muncul di Stepa Eurasia.[8]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
 Portal Bahasa
L • B • PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Bahasa Turpan atau Tokharia A,[1] juga disebut sebagai Tokharia Timur, Agnea (tkaṃ),[9] atau Karashahria adalah bahasa mati yang digunakan pada milenium pertama Masehi di wilayah Karashahr and Turpan di Cekungan Tarim, yang sekarang merupakan bagian dari Xinjiang, Tiongkok bagian barat. Pertama kali ditemukan dari naskah-naskah Buddhisme yang berasal dari sekitar abad ke-7 Masehi,[10] bahasa ini pernah hidup berdampingan dengan kerabatnya, bahasa Kucha atau Tokharia B, yang mungkin juga bersama-sama dengan Tokharia C membentu rumpun bahasa Tokharia dalam lingkup rumpun bahasa Indo-Eropa. Bahasa ini terutama dituturkan dalam apa yang disebut oleh Dinasti Han Tiongkok sebagai Kerajaan Kiu-che (dikenal sebagai Kekaisaran Kushan).[11] Dipercaya bahwa Tokharia A punah bersama bahasa-bahasa Tokharia lainnya ketika suku Uighur dan Kirgiz Yenisei pindah ke Cekungan Tarim.[12]

Aksara

Bukti bahasa Turpan pernah ada diketahui dari sekitar 2000 naskah yang ditemukan.[13] Dari rangkaian naskah-naskah itu, yang sebagian besar merupakan naskah keagamaan Buddhisme, ditranskripsikan dalam aksara yang berasal dari rumpun aksara Brahmi. Tidak seperti bahasa Kucha, tidak ada naskah non-agamis yang ditulis dalam bahasa Turpan. Salah satu kemungkinan penjelasannya adalah bahwa pada saat naskah-naskah itu ditulis, bahasa Turpan hanya bertahan sebagai bahasa keagamaan, sementara bahasa Kucha masih merupakan bahasa yang hidup.[12]

Namun, hipotesis lain menyatakan bahwa ketiadaan ini hanya dijelaskan oleh kesaksian yang sangat terpisah-pisah terhadap bahasa-bahasa Tokharia secara umum.

Berdasarkan sebuah penelitian oleh Georges-Jean Pinault dan Melanie Malzahn pada tahun 2007, kini diakui bahwa bahasa Turpan juga merupakan bahasa lisan yang pernah hidup.[14]

Morfologi

Kata benda

Kata "kuda" (yuk) dalam bahasa Turpan terdeklinasi sebagai berikut:[15]

Kasus Bahasa Turpan
Akhiran Tunggal Jamak
Nominativus yuk yukañ
Genitivus yukes yukāśśi
Objektivus yuk yukas
Instrumentalis -yo yukyo yukasyo
Perlativus yukā yukasā
Komitativus -aśśäl yukaśśäl yukasaśśäl
Allativus -ac yukac yukasac
Ablativus -äṣ yukäṣ yukasäṣ
Lokativus -aṃ yukaṃ yukasaṃ

Pelafalan

Salah satu inovasi bahasa Turpan adalah adanya desis .[16]

Glosarium

Kosakata

Berikut ini adalah beberapa contoh kata-kata dalam bahasa Turpan:[17]

Kosakata Turpan
selalu skam
seni amok
jauh lo
melampaui pät
lembu śemäl
tiba käm
keji appärmāt
musuh yäslu
beberapa tsru
hadiah el
pergi kälk
dewa ñkät
pulau praṅk
seroja oppal
jaring sopi
atau pat
bagian pāk
siap ārṣal
akar tsmār
ucap träṅk
ular ārwar
putra se
waktu praṣt
air wär

Berikut ini juga merupakan perbandingan beberapa angka dalam bahasa Turpan dan bahasa-bahasa Indo-Eropa lainnya:[18]

Angka Turpan Inggris Spanyol Yunani Lituania Persia Armenia
satu sas one uno ένα
(ena)
vienas یک
(yak)
մեկ
(mek)
dua wu two dos δυο
(dyo)
du دو
(do)
երկու
(erku)
tiga tre three tres τρία
(tria)
trys سه
(se)
երեք
(erek')
empat stwar four cuatro τέσσερα
(téssera)
keturi چهار
(čahâr)
չորս
(čʻors)
lima pän five cinco πέντε
(pénte)
penki پنج
(panj)
հինգhing
(hing)
enam säk six seis έξι
(éxi)
šeši شش
(šeš)
վեց
(vec')
tujuh spät seven siete επτά
(eptá)
septyni شش
(haft)
յոթ
(yotʻ)
delapan okät eight ocho οκτώ
(októ)
aštuoni هفت
(hasht)
ութ
(ut)
sembilan nu nine nueve εννέα
(ennéa)
devyni نه
(noh)
ինը
(inə)
sepuluh säk ten diez δέκα
(déka)
dešimt ده
(dah)
տասը
(tasn)
seratus känt hundred ciento εκατό
(ekató)
šimtas یکصد
(sad)
հարյուր
(hariwr)

Maitreyasamitināṭaka

Maitreyasamitināṭaka dalam bahasa Turpan.

Maitreyasamitināṭaka merupakan adalah drama Buddhisme tentang kehidupan Maitreya yang ditulis dalam bahasa Turpan dan merupakan naskah Tokharia paling terkenal tentang Maitreya.[19] Naskah tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Uighur Kuno (yang bernama Maitrisimit), yang telah digunakan untuk menafsirkan bahasa Tocharian A. Maitrisimit bukanlah terjemahan yang tepat karena disadur untuk memenuhi persyaratan bahasa Uighur Kuno dan Maitreyasamitināṭaka ditulis dalam gaya campū, yang merupakan campuran gancaran dan sajak.[20]

Berikut ini adalah salah satu terjemahan naskah Maitreyasamitināṭaka dalam bahasa Turpan:[21]

klā k. SA (23 syllables) (me)trakṣināṃ opṣlyā plāc weñeñc¨ˎkāvvintu yāmeñc¨ˎ///

[… melalui opṣly Metrak mereka akan menyampaikan ceramah (dan) membuat sajak. ///:]

ñ¨[ˎ]•klyoMA[nT]ˎ (20 suku kata) (k)ly(o)MAnTˎ metraKAṃ oñantyo tri ñemintwaṃ KAlymeyā spārtwe(ñc¨ˎ) ///

[•luhur /// dimulai dengan Metrak yang luhur dalam tiga permata mereka akan berbalik dengan cara yang benar ///:]

Pˎ metRAkyāp [w]. (18 suku kata) ps. lāntuneṣi [abhi]ṣeKˎ artantRA•kus pat nu tanā SArki tu .i///

[dari Metrak /// mereka memuji pengurapan penguasa•setelahnya ///:]

s weñeñc¨ˎ klyo(señc¨ˎ klyoMAnt metra) ◯[k]ṣ(i)nā(ṃ) plāc¨ˎ metRA(kyāPˎ) yärkanTˎ ārtantRA pālantRA anumodin yāmeñc¨ˎ pukāk ṣakk ats [c]e ///

[mereka akan mengucapkan (puji-pujian(?) dan mendengar) pidato (Metrak yang mulia,) memuji (banyak)
rasa hormat (dari) Metrak, membuat kepuasan mutlak (dan) pasti ///:]

t pi koriSˎ ṢAk-KAnTˎ (w)r(asañ¨ˎ taṃ)◯ne KAtkeñc¨ˎ kātka[ṣ PA](lketSˎ?) ārkiśoṣṣaṃ PAttāñKATˎ: śmantRA cem wrasañ¨ˎ tām praṣṭaśśä[l] ..///

[(9)600 juta (orang) akan menyeberang (dengan cara seperti itu). Sang Buddha yang cemerlang(?) akan berdiri
di dunia: Orang-orang akan datang pada waktu (yang tepat?) ///:]

kyo napeṃsaṃ : ṣo«me» metRA[ky](āPˎ) (kl)[yo]señc¨ ˎ MArkampaL*ˎ tSAlpeñc¨ˎ kloPA(ṣ ṣome?) yomneñc¨ˎ puttiśparnac¨ˎ vyākariTˎ: TAmyo metRAkyāp kā /// (PA)-

dengan … di (dunia?) orang-orang: Beberapa orang akan mendengar Dharma Metrak, akan terbebas (dari)
penderitaan, (beberapa orang?) akan mendapatkan ramalan tentang nilai Buddha : Kemudian Metrak's ///:]

ls[k]asuntāPˎ skaMˎ skenaLˎ : 1 (4x25) || sātāgiri tRAṅKAṢˎ kāsu weñā(ṢTˎ)++Rˎ TAmyo TAṣ metRAkyāp waSA[mp]ātṣiṃ opṣlyac poñcäṃ ārki(ṣṣaṃ) ///

[seseorang harus selalu berusaha untuk mengingat … :•|| Sā tagiri berkata, “Engkau bilang bagus… maka begitu juga untuk opṣ aly
pencapaian Metrak (dalam) dunia yang lengkap:]

(purṇak)e t(RA)ṅKAṢˎ ceṣ ṣome ñäktañ¨ˎ epreRAṢˎ kāKArpuRAṢ*ˎ dak(ṣ)i(ṇāpapatha)[c]¨ˎ yiñc¨ˎ ṣome nu pāṣānak [ṣu]lac¨ˎ yiñc¨ˎ || sātā(giri tRAṅKAṢˎ dakṣiṇāpathˎ KAlymeyaṃ bādhari prāmne)

[(Pūrṇaka) berkata, “Beberapa dewa ini, setelah turun dari angkasa, pergi ke Dakṣināpatha, beberapa
juga pergi ke gunung Pāṣānaka” || Sāta(giri berkata, “Di wilayah Dakṣiṇāpatha (← arah) Brahmin Bādhari berada):]

Rujukan

Catatan kaki

  1. ^ a b "Tokharian A". LINGUIST List. Diarsipkan dari asli tanggal 15 February 2015. Diakses tanggal 3 May 2025.
  2. ^ "The ASJP Database - Wordlist Tocharian A". asjp.clld.org. Diakses tanggal 2025-05-03. extinct since 850
  3. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Tokharian A". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
  4. ^ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ^ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  6. ^ Mallory & Mair 2000, hlm. 274.
  7. ^ Mallory & Mair 2000, hlm. 67, 68.
  8. ^ André Martinet, Des steppes aux océans : l'indo-européen et les indo-européens, Payot 1986.
  9. ^ (Lejeune 1938, hlm. 548)
  10. ^ Tadeusz Milewski (2004). Językoznawstwo (dalam bahasa Polish). Wydawnictwo Naukowe PWN. hlm. 136. ISBN 978-83-01-14244-5. Diakses tanggal 2025-05-10. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  11. ^ Maillard 1973, hlm. 742.
  12. ^ a b Mallory, J. P. (2010). "Bronze Age Languages of the Tarim Basin". Expedition Magazine. Vol. 52, no. 3. Penn Museum. hlm. 44–53. ISSN 0014-4738. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-09. Diakses tanggal 2025-05-06.
  13. ^ "Tocharian Language". Encyclopædia Iranica. 2015-07-27. Diakses tanggal 2025-05-09.
  14. ^ Doug Hitch (2012). "Review of Variation and Change in Tocharian B, Michaël Peyrot". Journal of the American Oriental Society. 132 (3): 508–512. doi:10.7817/jameroriesoci.132.3.0508. ISSN 0003-0279. JSTOR 10.7817/jameroriesoci.132.3.0508. Diakses tanggal 2025-05-10.
  15. ^ Krause, Todd B.; Slocum, Jonathan. "Tocharian Online: Series Introduction". University of Texas at Austin. Diakses tanggal 10 May 2025.
  16. ^ Levet 2006, hlm. 18.
  17. ^ Krause, Todd B.; Slocum, Jonathan. "Tocharian A: Base Form Dictionary". University of Texas at Austin. Diakses tanggal 11 May 2025.
  18. ^ J. P. Mallory (1989). In Search of the Indo-Europeans: Language, Archaeology, and Myth (PDF). Thames & Hudson. hlm. 13. Diakses tanggal 2025-05-12.
  19. ^ Athanaric Huard (2020). The end of Mahākāśyapa and the encounter with Maitreya Two Leaves of a Maitreya-Cycle in Archaic TB. HAL. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-09-06. Diakses tanggal 2025-05-11.
  20. ^ Michaël Peyrot; Ablet Semet (2016). A comparitive study of the beginning of the 11th act of the Tocharian A Maitreyasamitināṭaka (PDF). hlm. 355–356. Diakses tanggal 2025-05-11.
  21. ^ Tatsushi Tamai (2019). The Tocharian Maitreyasamitinaṭaka. hlm. 288–289. Diakses tanggal 2025-05-12.

Pustaka rujukan

Pustaka lanjutan

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement