Babak final Liga Negara UEFA 2025
| Informasi turnamen | |
|---|---|
| Tuan rumah | Jerman |
| Jadwal penyelenggaraan | 4–8 Juni 2025 |
| Jumlah tim peserta | 4 |
| Tempat penyelenggaraan | 2 (di 2 kota) |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 2 |
| Jumlah gol | 12 (6 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 117.547 (58.774 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak |
|
← 2023 2027 →
Seluruh statistik akurat per 5 Juni 2025. | |
Babak final Liga Negara UEFA 2025 akan menjadi babak terakhir turnamen Liga Negara UEFA 2024–2025, musim keempat Liga Negara UEFA, sebuah kompetisi sepak bola internasional yang melibatkan tim-tim nasional sepak bola pria dari 55 asosiasi anggota UEFA. Turnamen edisi ini akan dilaksanakan pada 4 hingga 8 Juni 2025 dan diikuti oleh keempat pemenang perempat final Liga A. Turnamen ini terdiri dari dua pertandingan semifinal, satu pertandingan perebutan peringkat ketiga, dan satu pertandingan final untuk menentukan juara Liga Negara UEFA.
Spanyol adalah juara bertahan setelah memenangkan babak final 2023.[1]
Format
Babak final Liga Negara UEFA akan dilaksanakan pada Juni 2025 dan diikuti oleh keempat pemenang perempat final Liga A, putaran yang baru diadakan musim 2024–2025. [2]
Babak final Liga Negara UEFA akan berlangsung selama 5 hari dan dimainkan dengan format sistem gugur, yang terdiri dari dua pertandingan semifinal pada 4 dan 5 Juni, satu pertandingan perebutan peringkat ketiga, dan satu pertandingan final pada 8 Juni 2025. Pasangan tim untuk pertandingan semifinal akan ditentukan melalui pengundian terbuka. Setiap pertandingan pada babak final akan menggunakan teknologi garis gawang dan sistem peninjauan asisten wasit video (VAR).[3]
Pada babak final Liga Negara UEFA, jika skor kedua tim imbang setelah waktu pertandingan normal:[3]
- Pada pertandingan semifinal dan final, perpanjangan waktu selama 30 menit dimainkan. Jika skor masih imbang setelah perpanjangan waktu, pemenang pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
- Pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, pemenang pertandingan ditentukan melalui adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
Tim peserta
Empat pemenang perempat final Liga A lolos ke babak final Liga Negara UEFA.[4] Tiga juara sebelumnya semuanya berhasil lolos ke babak final. Mereka bergabung dengan tuan rumah Jerman, yang untuk pertama kali tampil pada babak final. Pada edisi ini untuk pertama kalinya juara bertahan lolos ke babak final Liga Negara.
| Pemenang perempat final | Tanggal Kualifikasi |
Penampilan sebelumnya |
Penampilan terbaik |
Peringkat LNUEFA November 2024 |
Peringkat Dunia FIFA April 2025[5] |
|---|---|---|---|---|---|
| 23 Maret 2025 | 2 (2021, 2023) | Pemenang (2022–2023) | 1 | 2 | |
| 23 Maret 2025 | 1 (2021) | Pemenang (2020–2021) | 4 | 3 | |
| 23 Maret 2025 | 1 (2019) | Pemenang (2018–2019) | 3 | 7 | |
| 23 Maret 2025 | 0 (perdana) | Peringkat ke-8 (2020–2021) | 2 | 10 |
Pemilihan tuan rumah
Setelah babak perempat final diadakan mulai musim ini, empat tim peserta babak final Liga Negara baru akan diketahui pada 23 Maret 2025, sekitar dua bulan sebelum waktu penyelenggaraan. Oleh karena itu, UEFA merevisi proses penawaran tuan rumah dari edisi turnamen sebelumnya. Tim-tim peserta Liga A yang memenuhi persyaratan stadion dapat mengajukan penawaran menjadi tuan rumah babak final Liga Negara. Setelah fase liga rampung, Komite Eksekutif UEFA akan menunjuk satu pasangan perempat finalis yang mampu menyelenggarakan turnamen, dengan pemenangnya secara otomatis menjadi tuan rumah. Selain itu, asosiasi dari luar Liga A juga dapat mengajukan penawaran untuk menyelenggarakan turnamen sebagai tuan rumah netral, dengan penawaran tersebut hanya akan dipertimbangkan jika tidak ada pasangan perempat finalis yang dapat memberikan jaminan yang cukup atau memenuhi persyaratan penyelenggaraan.
UEFA mengharuskan babak final Liga Negara UEFA dimainkan di dua stadion berkategori 4, dengan masing-masing berkapasitas minimal 30.000 penonton (meskipun mungkin ada kelonggaran persyaratan kapasistas untuk stadion kedua), dan idealnya berlokasi dalam satu kota atau berjarak terpisah maksimal 150 kilometer, atau terpisah dua jam perjalanan dengan bus. Jika diselenggarakan oleh salah satu tim peserta, stadion yang berkapasitas lebih besar akan menjadi tempat pertandingan semifinal pertama (menampilkan tim tuan rumah) dan pertandingan final. Linimasa penawaran adalah sebagai berikut:[6]
- 18 Januari 2024: Pemilihan tuan rumah diumumkan secara resmi
- 15 Mei 2024, pukul 12.00 CEST: Batas waktu pendaftaran minat untuk mengajukan penawaran (tidak mengikat) dan pilihan stadion
- 4 September 2024: Persyaratan penawaran diumumkan kepada para penawar
- 23 Oktober 2024: Batas waktu penyerahan berkas penawaran
- 16 Desember 2024: Penunjukan tuan rumah oleh Komite Eksekutif UEFA
Pada 16 Desember 2024, Komite Eksekutif UEFA memilih pemenang perempat final 4, Italia atau Jerman, sebagai tuan rumah sementara untuk babak final.[7][8] Pada 23 Maret 2025, Jerman resmi menjadi tuan rumah setelah memenangkan pertandingan perempat final tersebut.[9]
Tempat penyelenggaraan
Pertandingan babak final akan dimainkan di Arena Allianz di München (pertandingan semifinal Jerman dan pertandingan final) dan Arena MHP di Stuttgart (pertandingan semifinal lainnya dan pertandingan perebutan tempat ketiga).[10]
| München | |||
|---|---|---|---|
| Arena Allianz | |||
| Kapasitas: 66.000 | |||
| Stuttgart | |||
| Arena MHP | |||
| Kapasitas: 51.000 | |||
Pengundian
Pasangan tim untuk pertandingan semifinal akan ditentukan melalui pengundian terbuka. Atas alasan penjadwalan, tim tuan rumah dialokasikan ke semifinal 1 sebagai tim tuan rumah secara administratif. Tim tuan rumah secara administratif untuk perebutan peringkat ketiga dan final adalah tim dari semifinal 1.[3]
Skuad
Setiap tim nasional wajib mendaftarkan skuad berisi 23 orang pemain, dengan tiga di antaranya harus merupakan penjaga gawang, paling lambat tujuh hari sebelum pertandingan pembuka babak final. Jika seorang pemain mengalami cedera atau sakit yang cukup parah hingga mencegah keikutsertaannya dalam turnamen ini sebelum pertandingan pertama timnya, pemain tersebut dapat digantikan oleh pemain yang lain.[3]
Peta perjalanan
| Semifinal | Final | |||||
| 4 Juni – München | ||||||
| 1 | ||||||
| 8 Juni – München | ||||||
| 2 | ||||||
| 5 Juni – Stuttgart | ||||||
| 5 | ||||||
| 4 | ||||||
| Perebutan peringkat ketiga | ||||||
| 8 Juni – Stuttgart | ||||||
| 0 | ||||||
| 2 | ||||||
Semifinal
Semifinal 1
Jerman[12]
|
Portugal[12]
|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[12]
|
Semifinal 2
Spanyol[15]
|
Prancis[15]
|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[15]
|
Perebutan peringkat ketiga
|
Asisten wasit:
|
Final
| Portugal | 2–2 (p.w.) | |
|---|---|---|
| Laporan | ||
| Adu penalti | ||
| 5–3 | ||
Portugal[17]
|
Spanyol[17]
|
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain terbaik:
Asisten wasit:[17]
|
Statistik
Pencetak gol
Sebanyak 18 gol telah dicetak pada 4 pertandingan, dengan rata-rata 4,5 gol per pertandingan.
2 gol
1 gol
1 gol bunuh diri
Daniel Vivian (melawan Prancis)
Kedisiplinan
Seorang pemain dan staff kepelatihan secara otomatis ditangguhkan untuk pertandingan selanjutnya jika menerima kartu merah, yang dapat diperpanjang untuk pelanggaran serius. Penangguhan kartu kuning tidak berlaku pada babak final Liga Negara, termasuk penangguhan yang tertunda dari babak liga dan perempat final, sementara kartu kuning yang diterima pada babak final tidak akan diteruskan ke pertandingan internasional mendatang.[3][19]
Catatan
- ^ Pertandingan semula dijadwalkan dimulai pada pukul 21.00, tetapi ditunda sepuluh menit karena kondisi cuaca buruk saat kedua tim melakukan pemanasan.
- ^ Stéphane de Almeida (Swiss) semula ditunjuk sebagai salah satu asisten wasit untuk pertandingan ini, tetapi dibatalkan karena ia merupakan keturunan Portugis dan digantikan oleh Susanne Küng.[18]
Referensi
- ^ Sem Bagaskara (19 Juni 2023). Sem Bagaskara (ed.). "Hasil Kroasia Vs Spanyol: Tim Matador Juara UEFA Nations League via Drama Adu Penalti". Kompas.com. Diakses tanggal 19 Juni 2023.
- ^ "Nations League set to expand with new knockout round from 2024/25". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 25 Januari 2023. Diakses tanggal 26 Januari 2023.
- ^ a b c d e "Regulations of the UEFA Nations League, 2024/25". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 11 Desember 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Agustus 2024. Diakses tanggal 10 September 2024.
- ^ "2024/25 UEFA Nations League finals line-up complete: All you need to know". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 23 Maret 2025. Diakses tanggal 24 Maret 2025.
- ^ "FIFA Men's World Ranking – April 2025". fifa.com (dalam bahasa Inggris). FIFA. 3 April 2025. Diakses tanggal 6 Juni 2025.
- ^ "UEFA Nations League Finals 2025 – invitation to bid" (ZIP). UEFA Circular Letter (dalam bahasa Inggris). No. 03/2024. Uni Sepak Bola Eropa. 19 Januari 2024. Diakses tanggal 8 Februari 2024.
- ^ "Record Women's EURO 2025 prize money approved". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 16 Desember 2024. Diakses tanggal 16 Desember 2024.
- ^ "Italy or Germany to stage 2025 Nations League finals". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 16 Desember 2024. Diakses tanggal 16 Desember 2024.
- ^ "UEFA Nations League finals to be held in Germany". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 23 Maret 2025. Diakses tanggal 23 Maret 2025.
- ^ "Austragung der Nations-League-Endrunde: Deutschland und Italien Favoriten" [Tuan rumah babak final Liga Negara: Jerman dan Italia diunggulkan]. Kicker (dalam bahasa Jerman). 11 Desember 2024. Diakses tanggal 16 Desember 2024.
- ^ "Full Time Report – Semi-finals - Wednesday 04 June 2025 – Germany v Portugal" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 4 Juni 2025. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
- ^ a b c d e f "Tactical Line-ups – Semi-finals – Germany v Portugal" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 4 Juni 2025. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
- ^ a b c "Every Player of the Match at the UEFA Nations League Finals". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 5 Juni 2025. Diakses tanggal 6 Juni 2025.
- ^ "Full Time Report – Semi-finals - Thursday 05 June 2025 – Spain v France" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 5 Juni 2025. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
- ^ a b c d e f g "Tactical Line-ups – Semi-finals – Spain v France" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 5 Juni 2025. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
- ^ "Full Time Report Final – Portugal v Spain" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 8 Juni 2025. Diakses tanggal 8 Juni 2025.
- ^ a b c d e "Tactical Line-ups – Final – Portugal v Spain" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 8 Juni 2025. Diakses tanggal 8 Juni 2025.
- ^ Espina, José A. (8 Juni 2025). "La UEFA debe cambiar a un asistente por 'portugués'" [UEFA must change an assistant due to 'Portuguese']. Diario AS (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 8 Juni 2025.
- ^ "UEFA Nations League 2025: Booking List before Semi-final" (PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 28 Mei 2025. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 28 Mei 2025. Diakses tanggal 28 Mei 2025.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



