Aya Kyogoku
| Aya Kyogoku | |
|---|---|
| Nama asal | 京極あや |
| Lahir | 1981 or 1982 Osaka, Jepang |
| Pekerjaan | Produser dan direktor video game |
| Tempat kerja | |
| Karya terkenal | Animal Crossing |
| Gelar | Manager dari Nintendo EPD Production Group No. 5 (2019–sekarang) |
Aya Kyogoku (京極あや, Kyōgoku Aya, lahir sekitar tahun 1981) adalah seorang sutradara dan produser permainan video asal Jepang. Ia saat ini menjabat sebagai manajer Nintendo Entertainment Planning & Development (EPD) Production Group No. 5, divisi yang bertanggung jawab atas waralaba Animal Crossing, Splatoon, dan Wii Sports.
Kyogoku dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan seri Animal Crossing, di mana sejak 2008 ia telah menjalankan berbagai peran, termasuk sebagai produser, sutradara, dan pengawas. Melalui kepemimpinannya, Kyogoku telah membantu mengarahkan arah kreatif dan desain permainan dalam waralaba tersebut, serta berperan dalam inovasi dan perkembangan berkelanjutan dari seri Animal Crossing di berbagai platform.
Karier
Aya Kyogoku memulai kariernya di industri permainan video pada tahun 2000 dengan bekerja di Atlus sebelum bergabung dengan Nintendo pada September 2003. Selama berada di Atlus, ia berperan sebagai Assistant Planner dalam pengembangan deSPIRIA untuk Dreamcast dan Assistant Director untuk Wizardry: Tale of the Forsaken Land di PlayStation 2.
Setelah bergabung dengan Nintendo,.[1][2] Kyogoku berkontribusi sebagai penulis naskah dalam The Legend of Zelda: Four Swords Adventures dan The Legend of Zelda: Twilight Princess, yang membuatnya meraih penghargaan Game Developers Choice Award.[3]
Pada tahun 2008, ia menjabat sebagai Sequence Director untuk Animal Crossing: City Folk, di mana ia bertanggung jawab atas penulisan skenario serta desain perilaku dan dialog karakter non-pemain (NPC).
Pada Animal Crossing: New Leaf (2012), Kyogoku dan Isao Moro menjadi sutradara bersama. Setelah performa City Folk yang dinilai kurang memuaskan, Kyogoku berusaha mengembalikan elemen khas seri ini dalam New Leaf. Keberhasilan permainan ini secara kritis dan komersial mendorongnya untuk memproduksi Animal Crossing: Happy Home Designer[4] pada tahun 2015. Pada 2019, ia diangkat menjadi Manajer Nintendo Entertainment Planning & Development (EPD) Production Group No. 5[5], menggantikan Hisashi Nogami yang dipromosikan sebagai Wakil Manajer Umum Nintendo EPD.
Pada tahun 2020, Kyogoku menjadi sutradara Animal Crossing: New Horizons, judul utama kelima dalam seri Animal Crossing. Permainan ini meraih kesuksesan besar baik secara kritis maupun komersial, yang membuat Kyogoku mendapat perhatian luas dari media, termasuk yang berada di luar industri permainan video. Beberapa media bahkan menjulukinya sebagai "Bintang Baru Nintendo dan Senjata Rahasia Perusahaan".
Kepemimpinan dan Inklusivitas dalam Pengembangan Permainan
Sebagai sutradara New Leaf, Kyogoku menjadi perempuan pertama yang menyutradarai permainan video di Nintendo Entertainment Analysis & Development (EAD). Menyadari bahwa ia sering menjadi satu-satunya perempuan dalam tim pengembangan, ia bersama produser New Leaf, Katsuya Eguchi, membentuk tim dengan komposisi yang lebih beragam, di mana hampir setengahnya adalah perempuan. Kyogoku juga mendorong setiap anggota tim untuk berkontribusi dalam pengembangan permainan tanpa memandang jabatan mereka dalam proyek.[6]
Ia mengaitkan keberhasilan New Leaf dengan keberagaman tim pengembang, menyatakan bahwa untuk menciptakan permainan yang menarik bagi berbagai kelompok pemain, penting untuk memiliki tim yang mencerminkan keberagaman tersebut. Ia juga aktif mengajak lebih banyak perempuan untuk berkarier di industri permainan, menyampaikan dalam Nintendo Developer Chat bahwa, “Jika Anda ingin terlibat dalam industri ini, bergabunglah! Saya akan sangat senang jika kita bisa bekerja bersama.”[7]
Di bawah kepemimpinannya, Animal Crossing: New Horizons memperluas daya tariknya dengan menghadirkan lebih banyak opsi kustomisasi karakter. Pemain kini dapat memilih berbagai warna kulit dan gaya rambut netral gender yang dapat diubah kapan saja. Kyogoku menjelaskan bahwa fitur ini bukan sekadar tentang gender, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap keberagaman identitas individu. Ia menegaskan bahwa tim pengembang ingin menciptakan permainan di mana pemain tidak perlu terlalu memikirkan gender, tetapi juga tetap memiliki kebebasan untuk mengekspresikan identitas mereka sesuai keinginan.
Referensi
- ^ "deSPIRIA – Credits". GameFAQs. Diakses tanggal 12 February 2020.
- ^ "Wizardry: Tale of the Forsaken Land – Credits". GameFAQs. Diakses tanggal 12 February 2020.
- ^ "Aya Kyogoku". IMDb. Diakses tanggal 2021-03-16.
- ^ "Animal Crossing: Happy Home Designer devs – spin-off origins, decision to focus on house creation, more". Nintendo Everything. 20 September 2015. Diakses tanggal 12 February 2020.
- ^ "Nintendo promotes Aya Kyogoku, Hisashi Nogami, Eiji Aonuma, and Yoshihito Ikebata". Nintendo Everything. 14 June 2019. Diakses tanggal 12 February 2020.
- ^ "Nintendo's New Key to Creativity: More Women". Wired (dalam bahasa American English). ISSN 1059-1028. Diakses tanggal 2021-03-16.
- ^ Nintendo - Developer Chat with Aya Kyogoku and Risa Tabata (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2021-03-16
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


