Autumn Peltier

Autumn Peltier
Lahir27 September 2004 (umur 21)
KebangsaanWiikwemkong First Nation, Canadian
PekerjaanActivist for Indigenous rights
Tahun aktif2018–present
Dikenal atasWater advocacy, environmental activism, Indigenous rights
GelarChief Water Commissioner
LinkedIn: autumn-peltier-438474227 Modifica els identificadors a Wikidata

Autumn Peltier (lahir 27 September 2004) adalah seorang advokat hak-hak masyarakat adat Anishinaabe dari Wikwemkong First Nation di Pulau Manitoulin, Ontario, Kanada. Pada 2019, ia diangkat sebagai Chief Water Commissioner untuk Anishinabek Nation. Pada 2018, ketika berusia 13 tahun, Peltier berbicara di hadapan para pemimpin dunia di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai perlindungan air.[1]

Masa kecil

Autumn Peltier lahir dan dibesarkan di Wiikwemkong First Nation di Pulau Manitoulin, Ontario, Kanada, pulau air tawar terbesar di dunia. Ia menempuh pendidikan di St. Mother Teresa High School dan saat ini tinggal di Ottawa. Sejak kecil, Peltier telah memahami pentingnya air dan perlunya melindunginya.[2]

Ia mulai memperjuangkan hak universal atas air bersih sejak usia dini, meningkatkan kesadaran tentang hak atas air, dan memastikan komunitas memiliki akses ke air minum yang bersih, aman, dan dapat diandalkan. Pada usia delapan tahun, Peltier sudah menghadiri upacara air di komunitas First Nation. Dalam salah satu upacara di Serpent River First Nation, Ontario, ia menyaksikan tanda-tanda peringatan air minum yang “beracun” akibat kebocoran pipa dan polusi.[3] Saat ibunya memberitahunya tentang advis rebus air yang telah berlangsung selama 20 tahun di komunitas tersebut, Peltier terkejut.[4] Pengalaman ini menjadi pemicu bagi komitmennya sebagai pelindung air, dan sejak itu ia aktif mengikuti berbagai upacara air di seluruh Ontario.[5]

Selain memperjuangkan akses air bersih bagi masyarakat adat di seluruh Kanada, Autumn Peltier juga menjadi suara utama, advokat, dan aktivis untuk isu-isu masyarakat adat secara umum. Ia menyoroti sejarah dan diskriminasi yang terus berlangsung terhadap masyarakat adat, kasus perempuan adat yang hilang atau terbunuh, perlunya dukungan bagi generasi muda, serta pentingnya arah yang lebih baik terkait tanah dan ekosistem yang akan diwariskan kepada mereka.

Inspirasi dan pengetahuan awal Peltier banyak diperoleh dari bibi buyutnya, Josephine Mandamin, seorang aktivis terkenal dalam perlindungan air dan sebelumnya menjabat sebagai Chief Water Protector untuk Anishinaabek Nation. Setelah Mandamin meninggal pada 2019, gelar tersebut diberikan kepada Peltier, menegaskan peranannya sebagai penerus perjuangan perlindungan air bagi masyarakat adat.[6]

Referensi

  1. ^ May, Steven James (2021-05-23). "The end(s) of analogue: access to CBC/Radio-Canada Television Programming in an era of digital delivery". doi.org. Diakses tanggal 2025-11-04.
  2. ^ "Autumn Peltier". thecanadianencyclopedia.ca (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
  3. ^ Autumn Peltier: Address at the UN World Water Day. Schlager Group Inc. 2023-11-15. ISBN 978-1-961844-02-5.
  4. ^ "CBC and Norit collaborate to deliver 'clean water for all'". Membrane Technology. 2010 (1): 1–16. 2010-01. doi:10.1016/s0958-2118(10)70002-1. ISSN 0958-2118.
  5. ^ Budgen, Mara (2020-10-01). "Autumn Peltier and the fight for native Canadians' right to water". LifeGate (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-04.
  6. ^ Burt, Stephen; Burt, Tim (2019-05-30). Autumn. Oxford University Press. hlm. 243–248. ISBN 978-0-19-883463-2.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement