Atiqah binti Zaid
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Januari 2026) |

Atiqah binti Zaid (Arabic: عاتكة بنت زيد, romanized: ʿĀtika bint Zayd) adalah sahabat wanita (sahabiah) pada zaman Muhammad (Nabi umat Islam), istri Abdullah bin Abu Bakar.[1] Atikah dikenal cerdas dan pandai bersyair.[2] Ayahnya, Zaid bin Amru, merupakan orang Quraisy yang menolak menyembah berhala dan mengikuti agama Ibrahim.[3]
Suaminya, Abdullah menghabiskan begitu banyak waktu bersamanya sehingga suaminya mengabaikan kewajibannya terhadap masalah umat Islam dan mulai jarang solat berjamaah di masjid. Abu Bakar menghukum putranya dengan meminta dia untuk menceraikannya. Abdullah melakukan apa yang diperintahkan kepadanya dengan sedih. Pada akhirnya, karena mendengar syair sedih Abdullah saat malam, ia diizinkan Abu Bakar rujuk membawa kembali istrinya Atiqa sebelum masa iddah (penantiannya) selesai.[2]
Setelah Abdullah wafat, karena luka saat Perang Thaif, Atiqah menerima warisan sebidang kebun dan harta[3], lalu ia menikah lagi dengan Umar bin Khathab, setelah Umar wafat lalu menikah dengan Zubair bin Awwam, dengan syarat ia tetap bisa solat jamaah ke masjid dan tidak dipukul, hal ini karena Zubair dikenal keras dengan wanita. Suatu subuh Zubair mengerjai Atikah dengan memukulnya dari belakang lalu bersembunyi, hal ini membuat Atikah tidak lagi pergi solat jamaah di masjid.[3]
Terakhir Atikah menikah dengan Husain bin Ali.[1] Setelah wafatnya Husain, ia memilih hidup zuhud hingga wafatnya di tahun 40 H / 672 M, pada masa Khalifah Muawiyah.
Referensi
- ^ a b Muhammad Raji Hassan, Kinas (2012). Ensiklopedia Biografi Sahabat Nabi. Jakarta: Penerbit Zaman. ISBN 978-979-024-295-1
- ^ a b Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
- ^ a b c JAM’AH, AHMAD KHALIL (2019-10-14). 70 Tokoh Wanita dalam Kehidupan Rasulullah (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 268. ISBN 978-602-9208-27-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


