Asparagus capensis
| Asparagus capensis | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Asparagaceae |
| Subfamili: | Asparagoideae |
| Genus: | Asparagus |
| Spesies: | A. capensis
|
| Nama binomial | |
| Asparagus capensis | |
Asparagus capensis adalah semak lebat dengan duri yang termasuk dalam genus Asparagus, berasal dari wilayah Afrika Selatan dan Namibia.
Deskripsi
Asparagus capensis adalah semak berduri yang tumbuh hingga sekitar 1 meter, dengan batang tegak yang sering zig-zag dan berakhir dengan duri di ujung cabang. Setiap cabang dipenuhi lingkaran tunas yang menyebar, membentuk tampilan mirip kuas botol, dan pucuknya dipadati daun kecil berwarna abu-abu kehijauan, beludru, berbentuk jarum, biasanya muncul dalam set lima. Duri di simpul cabang umumnya muncul dalam set tiga, dengan satu duri tengah lebih panjang hingga 30 mm dan dua duri lateral. Bunganya kecil dan berwarna putih, beraroma tajam, tanpa batang serta muncul dari musim gugur hingga musim semi.[1]
Spesies terkait
Spesies ini termasuk dalam kelompok Asparagus Afrika Selatan yang saling terkait erat, yang semuanya berbentuk semak kecil tegak dengan duri yang tersusun berkelompok di ujung cabang dan memiliki jumbai daun majemuk. Anggota lain dari kelompok ini meliputi Asparagus suaveolens dan Asparagus burchellii yang tersebar luas, serta Asparagus mariae yang ada di pesisir Agulhas, Asparagus flavicaulis, dan Asparagus spinescens.[2]
Taksonomi
Spesies ini pertama kali dinamai secara ilmiah oleh Carl Linnaeus sebagai Asparagus capensis L., dengan “capensis” menunjukkan asalnya dari wilayah Cape di Afrika Selatan. Kemudian, takson ini pernah dipindahkan atau dikaitkan dengan sinonim seperti Protasparagus capensis (L.) Oberm. Pada akhirnya taksonomi modern menempatkan spesies ini dalam famili Asparagaceae (subfamili Asparagoideae) dan genus Asparagus.[3]
Persebaran
Jangkauan asli Asparagus capensis mencakup lereng berbatu di seluruh wilayah Cape, dari Namibia di barat hingga Cape Town di selatan dan meluas ke Tanjung Timur di timur. Tanaman ini terutama melimpah di daerah dengan curah hujan musim dingin di bagian barat, dan lebih menyukai tanah berpasir. Meskipun dapat ditemukan di pedalaman, spesies ini paling sering dijumpai di dekat pantai. Seperti banyak anggota genus Asparagus lainnya, tunas muda A. capensis dapat dimakan dan secara tradisional digunakan sebagai sumber makanan oleh penduduk setempat.[4]
Referensi
- ^ Obermeyer, A.A. & Immelman, K.L, (1992). Flora of southern Africa, Volume 5, Part 3: 59, 60. National Botanical Institute, Pretoria.
- ^ Maria F Norup, Gitte Petersen, Sandie Burrows, Yanis Bouchenak-Khelladi, Jim Leebens-Mack, J Chris Pires, H Peter Linder, Ole Seberg. (2015). Evolution of Asparagus L. (Asparagaceae): Out-of-South-Africa and multiple origins of sexual dimorphism. Molecular Phylogenetics and Evolution 92: 25-44.
- ^ "Asparagus capensis L. (species) – taxonomy, distribution, uses & phytochemicals | PlantaeDB". plantaedb.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-11.
- ^ "Asparagus capensis".
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


