Ashim bin Amr at-Tamimi

Ashim bin Amr at-Tamimi (bahasa Arab: عاصم بن عمرو التميمي)[1] adalah salah satu komandan muslim dalam penaklukan Muslim awal. Ia berasal dari suku Bani Tamim dan saudara laki-laki al-Qa'qa' bin Amr at-Tamimi.[2]

Ashim turut serta dalam Perang Riddah, Pertempuran Dumat al-Jandal, dan penaklukan Irak bersama Khalid bin Walid.[3] Ashim juga hadir dalam Pertempuran al-Madzar dan berhasil membunuh komandan musuh,[4] lalu Pertempuran al-Qadisiyyah,[5][6] dan Penaklukan Sijistan.[7] Ia menjadi komandan dalam penaklukan wilayah Karman (Iran).[8]

Saat penaklukan ibukota Persia dalam rangkaian pengepungan Madain (Ctesiphon), Ashim berada di barisan terdepan saat menyeberangi Sungai Tigris dengan 600 pasukan perintis menuju gerbang Istana Putih Kisra. Mereka disebut pasukan Ahwal (Yang Menakutkan), berhasil menyeberangi sungai dan mengalahkan pasukan berkuda Persia sehingga bisa mengamankan penyeberangan ribuan pasukan muslimin berikutnya.[9]

Penaklukan

Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, Sa'ad bin Abi Waqqas menerima surat darinya yang berisi perintah untuk mengadakan penaklukan terhadap ibu kota pemerintahan Kisra yaitu Al-Mada'in. Pasukan berkuda yang dipimpin oleh Sa'ad bin Abi Waqqas akhirnya mengadakan perjalanan sambil menaklukkan daerah-daerah di sepanjang rute perjalanan menuju Al-Mada'in hingga di seberang sungai Tigris yang sisi seberang lainnya sudah merupakan wilayah Al-Mada'in. Namun usaha pasukan muslimin untuk menyeberang menggunakan beberapa perahu tidak berhasil karena selalu dihalangi oleh pasukan Persia di sisi seberangnya yang juga menggunakan perahu.[10]

Di seberang sungai Tigris, pasukan Persia yang dipimpin oleh Yazdegerd tetap bersiaga untuk melawan serangan pasukan Sa'ad bin Abi Waqqas.[11] Setelah Sa'ad bin Abi Waqqas memiliki ide untuk menyeberangi sungai Tigris menggunakan kuda-kuda yang berenang, ia memiliih seseorang untuk memimpin sejumlah pasukan di baris depan.[10][11] Ashim bin Amr at-Tamimi bersedia memimpin pasukan berkuda di barisan depan sebanyak 600 orang untuk menyeberangi sungai Tigris yang saat itu memiliki kedalaman sekitar 6 meter. Ia memimpin pasukan yang bertugas menghalangi pasukan Persia di bagian depan jembatan untuk melindungi pasukan utama muslim di belakangnya yang dipimpin oleh Sa'ad bin Abi Waqqas untuk menyeberangi sungai Tigris. Tugas ini berhasil dilakukan oleh Ashim bin Amr at-Tamimi dan pasukannya dengan kuda-kuda yang berenang hingga ke seberang sungai Tigris. Setelah pasukan Ashim bin Amr at-Tamimi menyeberang, pasukan Sa'ad bin Abi Waqqas mengikutinya dari belakang dan berhasil pula menyeberang dan memasuki wilayah Al-Mada'in untuk berperang.[11]

Referensi

Catatan kaki

  1. ^ Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah – Ashim bin Amr at-Tamimi (dalam bahasa Arab). Vol. 3. hlm. 465. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-12-06. Diakses tanggal 2025-04-21. ;
  2. ^ Fred M. Donner (14 Juli 2014). The Early Islamic Conquests (Bukel) (dalam bahasa Inggris). Princeton University Press. hlm. 406. ISBN 9781400847877, 1400847877.
  3. ^ Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr - Al-Isti'ab fi Ma'rifat al-Ashab - jilid 3 halaman 334.
  4. ^ Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi. Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 511. Diarsipkan dari asli (Bukel) tanggal 2022-10-20. Diakses tanggal 2022-10-16.
  5. ^ Khairuddin Az-Zirikli. Al-A'lam Az-Zirikli – Ashim bin Amr (dalam bahasa Arab). Vol. 3. hlm. 248. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-02-06. Diakses tanggal 2025-04-23. ;
  6. ^ Khairuddin Az-Zirikli. Al-A'lam Az-Zirikli – Ashim bin Amr (bagian kedua) (dalam bahasa Arab). Vol. 3. hlm. 249. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-02-06. Diakses tanggal 2025-04-23. ;
  7. ^ Prof. Dr. Abdussyafi Muhammad Abdul Lathif. Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 281–282. Diarsipkan dari asli (Bukel) tanggal 2022-10-20. Diakses tanggal 2022-10-16.
  8. ^ Rohmah, Siti; Budiharjo, Anas (2018-11-30). Islam dalam Narasi Sejarah dan Peradaban: Upaya Menelusuri Wajah Islam dalam Dimensi Ruang dan Waktu. Universitas Brawijaya Press. hlm. 80. ISBN 978-602-432-648-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ^ Ash-Shallabi, Prof Dr Ali Muhammad. Biografi Umar bin Al-Khathab. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 664. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ^ a b Al-Mishri 2011, hlm. 305.
  11. ^ a b c Al-Mishri 2011, hlm. 306.

Daftar pustaka

  • Al-Mishri, Mahmud (2011). Yasir, Muhammad (ed.). Semua Ada Saatnya [Sa'atan Sa'atan]. Diterjemahkan oleh Somad, Abdul. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. ISBN 978-979-592-779-2. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement