Aset berwujud

Aset berwujud (atau dalam bahasa Inggris disebut Real Assets) adalah kelas aset investasi yang mencakup investasi dalam bentuk aset fisik seperti lahan yasan, energi, dan infrastruktur. Aset berwujud memiliki nilai fisik yang melekat.[1] Aset berwujud berbeda dengan aset keuangan yang mendapatkan nilainya dari hak kontraktual dan biasanya tidak berwujud.

Aset berwujud dapat dikategorikan ke dalam tiga kategori:

  • Lahan yasan: lahan yasan komersial, perumahan
  • Sumber Daya Alam: energi, minyak & gas, kayu, pertanian, pertambangan, dan komoditas
  • Infrastruktur: transportasi (jalan, bandara, jalur kereta api), utilitas, infrastruktur telekomunikasi

Aset berwujud menarik bagi investor karena empat alasan: pendapatan tinggi pada saat ini, perlindungan inflasi/apresiasi ekuitas, korelasi rendah terhadap pasar ekuitas, dan pajak yang tidak terlalu memberatkan.[2][3][4]

Ikhtisar

Investasi pada aset berwujud telah ada sejak munculnya hak kepemilikan atas properti. Namun investasi publik baru dimulai pada tahun 1965, ketika REIT pertama yang diperdagangkan secara publik muncul di Bursa Efek New York (NYSE) — Continental Mortgage Investors.[5] Dalam real estate investment trusts (REIT), aset yang dikelola (AUM) mencakup semua properti dalam portofolio dana, dari pusat perbelanjaan hingga kompleks perkantoran.[6] Struktur REIT ini menjadi struktur hukum dominan untuk investasi properti. REIT publik pertama muncul 16 tahun kemudian dalam bentuk MLP ketika perusahaan Apache Petroleum Company terdaftar di bursa.[7] Struktur MLP menjadi populer di sektor energi dan infrastruktur. Secara keseluruhan, kedua struktur hukum ini berperan penting dalam mengembangkan aset berwujud sebagai kelas aset yang layak, karena mereka merupakan struktur dengan perpajakan pass-through, berbeda dengan korporasi publik tradisional tipe C. Namun komprominya adalah bahwa setidaknya 90% pendapatan harus didistribusikan kepada investor (yang menarik bagi investor, tetapi berarti perusahaan memiliki keterbatasan untuk menahan laba demi pertumbuhan). Meski begitu, ada beberapa perusahaan aset berwujud yang berbentuk korporasi tipe C; beberapa MLP dan REIT juga meninjau ulang struktur mereka.

Saat ini aset berwujud merupakan kelas aset besar yang diperdagangkan di pasar terbuka.

  • Terdapat 71 MLP yang diperdagangkan secara publik, mewakili hampir 300 miliar dolar ekuitas
  • Saat ini ada 219 real estate investment trusts (REIT) yang diperdagangkan di bursa, dengan total modal melebihi 1,3 triliun dolar.

Selain itu, ada banyak sektor yang jauh lebih kecil yang termasuk dalam kategori aset berwujud.

  • Diperkirakan nilai pasar energi terbarukan sedikit lebih dari 1 miliar dolar.
  • Pasar REIT yang mengkhususkan diri pada industri kehutanan (subkumpulan dari pasar REIT secara keseluruhan) sedikit melebihi 26 miliar dolar.

Referensi

  1. ^ Some investment professionals have argued that intellectual property (such as royalties and patents) and insurance (life and annuities) should be included as real assets.
  2. ^ For example, in the United States, REITs are treated as pass-through vehicles and not taxed at corporate level. In the case of exploration & development for oil and gas, there is accelerated depreciation.
  3. ^ "Real estate investment trust", Wikipedia (dalam bahasa Inggris), 2019-09-24, diakses tanggal 2019-10-08
  4. ^ Cussen, Mark P. "Oil: A big investment with big tax breaks". Investopedia (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-08. Diakses tanggal 2019-10-08.
  5. ^ "Understanding REITs: What They Are and Tips for Investing Smartly". investopedia.com. Diakses tanggal 2026-02-07.
  6. ^ "What Is AUM in Real Estate?". leni.co. Diakses tanggal 2026-02-07.
  7. ^ "APA Corporation". dcfmodeling.com. Diakses tanggal 2026-02-07.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement