Asam hidroksibutirat gama

Asam hidroksibutirat gama
Data klinis
Nama lain
  • asam γ-hidroksibutirat
  • γ-hidroksibutirat
  • GHB
  • fishies[1]
  • G[2]
Potensi
kecanduan
High[3]
Rute
pemberian
Oral, intravena
Kelas obatGABA analogue, GHB receptor agonistsGABA receptor agonist; Psycholeptic; Depressant;
Hypnotic
Sedative
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas25% (oral)
Metabolisme95–98%, terutama hati, juga dalam darah dan jaringan[8]
Onset aksiDalam waktu 5–15 menit[7]
Waktu paruh eliminasi30–60 minutes
Ekskresi1–5% (ginjal)[8]
Pengenal
  • asam 4-hidroksibutanoat
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.218.519 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC4H8O3
Massa molar104,11 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • O=C(O)CCCO
  • InChI=1S/C4H8O3/c5-3-1-2-4(6)7/h5H,1-3H2,(H,6,7) checkY
  • Key:SJZRECIVHVDYJC-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Asam hidroksibutirat gama (bahasa Inggris: gamma-hydroxybutyric acid atau γ-hydroxybutyric acid, disingkat GHB, juga dikenal sebagai 4-hydroxybutanoic acid) adalah senyawa yang bersifat anestetik dan sedatif, dikenal juga sebagai ekstasi cair. Fungsi utama dari senyawa ini adalah sebagai penenang dan membantu pembentukan otot. Namun sayang, penggunaan senyawa ini sering disalahgunakan karena sifatnya yang memabukkan seperti alkohol tetapi tidak menimbulkan aroma alkohol.[10]

Bahaya penggunaan

Pemakaian GHB diatas 500 mg akan menyebabkan pengguna mabuk, senang dan mudah terrangsang serta mudah bersosialisasi. Namun setelah efek penggunaan hilang, pengguna cenderung tidak mengingat apa yang telah dilakukannya seperti amnesia.[10]

Sedangkan untuk pemakaian diatas tiga mg akan menimbulkan efek overdosis sehingga rentan mengalami hilang kesadaran, serangan jantung, koma bahkan tidak jarang kematian pengguna.

Ciri-ciri overdosis GHB:

  • Kulit muka mati rasa dan kebal
  • Muntah-muntah
  • Gangguan penglihatan
  • Sesak nafas
  • Amnesia
  • Koma, gagal jantung, pernafasan berhenti dan meninggal dunia.

Referensi

  1. ^ "Pingers, pingas, pingaz: how drug slang affects the way we use and understand drugs". The Conversation. 8 January 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-15. Diakses tanggal 13 May 2023.
  2. ^ "GHB/GBL "G"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 May 2024. Diakses tanggal 24 May 2024.
  3. ^ Tay, E., Lo, W. K. W., & Murnion, B. (2022). Current Insights on the Impact of Gamma-Hydroxybutyrate (GHB) Abuse. Substance Abuse and Rehabilitation, 13, 13–23. DOI:10.2147/SAR.S315720
  4. ^ "Therapeutic Goods (Poisons Standard—June 2024) Instrument 2024". 30 May 2024.
  5. ^ "What is GHB?" (PDF). Dea.gov. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 17 October 2020. Diakses tanggal 6 March 2022.
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama DEA
  7. ^ Riviello RJ (2010). Manual of forensic emergency medicine : a guide for clinicians. Sudbury, MA: Jones and Bartlett Publishers. hlm. 42. ISBN 978-0763744625.
  8. ^ a b Busardò FP, Jones AW (January 2015). "GHB pharmacology and toxicology: acute intoxication, concentrations in blood and urine in forensic cases and treatment of the withdrawal syndrome". Current Neuropharmacology. 13 (1): 47–70. doi:10.2174/1570159X13666141210215423. PMC 4462042. PMID 26074743.
  9. ^ Anvisa (2023-03-31). "RDC Nº 784 - Listas de Substâncias Entorpecentes, Psicotrópicas, Precursoras e Outras sob Controle Especial" [Collegiate Board Resolution No. 784 - Lists of Narcotic, Psychotropic, Precursor, and Other Substances under Special Control] (dalam bahasa Brazilian Portuguese). Diário Oficial da União (dipublikasikan 2023-04-04). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-03. Diakses tanggal 2023-08-16.
  10. ^ a b Rahayu, Weni (2009). Mengenal Jenis dan Bahaya Narkoba. Jakarta: Mediantara Semesta. hlm. 45–46. ISBN 978 602 8489 54 6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement