Artemisia princeps
| Artemisia princeps | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Genus: | Artemisia |
| Spesies: | A. princeps
|
| Nama binomial | |
| Artemisia princeps | |
| Sinonim[1] | |
| |
Artemisia princeps merupakan tanaman asal Asia dari keluarga bunga matahari, yang tersebar di Tiongkok, Jepang, dan Korea.[2][3] Tanaman tahunan yang sangat kuat ini dapat tumbuh hingga sekitar 1,2 meter (3 kaki 11 inci) dan berkembang biak dengan cepat melalui stolon bawah tanah, sehingga berpotensi menjadi invasif. Bunganya kecil berwarna krem dan muncul dari bulan Juli hingga November. Tanaman ini bersifat hermafrodit serta diserbuki oleh angin. Daunnya berwarna hijau muda, berbentuk menyirip dan bergerigi, dengan permukaan bawah yang ditutupi bulu putih tebal.[4]
Persebaran
Artemisia princeps merupakan spesies yang berasal dari Tiongkok, Jepang, dan Korea. Tanaman ini juga telah diperkenalkan ke wilayah Eropa seperti Belgia dan Belanda.[5] Ia dapat tumbuh di berbagai jenis habitat, termasuk di tepi jalan, lereng bukit, lembah, serta sepanjang tepi sungai.[6]
Kegunaan
Di Jepang
Di Jepang, tanaman ini dimanfaatkan sebagai bumbu untuk berbagai olahan seperti pangsit beras ketan yang dikenal sebagai kusa mochi (草餅) atau yomogi mochi (蓬餅), serta pangsit tepung beras yang disebut kusa dango (草団子). Daun mudanya biasanya direbus sebentar, lalu ditumbuk dan dicampurkan untuk memberi warna, aroma, dan rasa yang khas. Karena penggunaannya dalam pembuatan moci, tanaman ini juga dikenal dengan nama mochigusa (餅草), meskipun istilah mogusa digunakan saat merujuk pada pemakaiannya dalam praktik mokushibusi.[7] Tanaman ini juga dibudidayakan di Hawaii, di mana masyarakat keturunan Jepang menggunakannya untuk membuat mochi herbal.[8] Selain itu, daun tanaman ini terkadang direbus dan ditambahkan ke dalam sup atau nasi dalam masakan Jepang.[9][10]
Di Korea
Dalam bahasa Korea, tanaman ini dikenal sebagai ssuk (쑥) dan memiliki peran penting baik dalam masakan Korea maupun pengobatan tradisional.[3] Pada musim semi, ketika daun mudanya dipanen, ssuk digunakan untuk membuat berbagai hidangan gurih seperti jeon (panekuk khas Korea), ssuk kimchi (쑥김치), dan ssukguk (쑥국), yaitu sup yang menggunakan daun tanaman ini sebagai bahan utama. Namun, penggunaan yang paling umum adalah sebagai bahan dalam berbagai jenis tteok (kue beras), baik menggunakan daun segar maupun bubuk daun kering. Saat ini, ssuk juga banyak digunakan dalam makanan dan minuman modern, seperti es krim, roti, kue, teh aspintus (ssukcha, 쑥차), dan ssuk latte (쑥라떼), untuk memberikan cita rasa dan warna yang khas.[11]
Referensi
- ^ The Plant List Artemisia princeps Pamp.
- ^ "Japanese mugwort". hosho.ees.hokudai.ac.jp. Diakses tanggal 2025-11-11.
- ^ a b English Names for Korean Native Plants (PDF). Pocheon: Korea National Arboretum. 2015. hlm. 361. ISBN 978-89-97450-98-5. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 May 2017. Diakses tanggal 24 December 2016 – via Korea Forest Service.
- ^ "Artemisia princeps - Pampan". Plants For A Future Database. Diakses tanggal 2008-01-18.
- ^ "Artemisia princeps". EPPO (European and Mediterranean Plant Protection Organization). Diakses tanggal 2021-06-11.
- ^ "Artemisia princeps in Flora of China @ efloras.org". www.efloras.org. Diakses tanggal 2022-08-11.
- ^ Facciola, Stephen (1998) [1990]. Cornucopia II: A Source Book of Edible Plants (Edisi 2nd rev.). Kampong Publications. hlm. 34. ISBN 9780962808722.
- ^ Staples, George W.; Kristiansen, Michael S. (1999) [1990]. Ethnic Culinary Herbs: A Guide to Identification and Cultivation in Hawaii. University of Hawaii Press. hlm. 15. ISBN 9780824820947.
- ^ Hosking, Richard (January 1997). A Dictionary of Japanese Food. Tuttle Publishing. hlm. 175. ISBN 978-0-8048-2042-4.
- ^ Takahashi, Masumi; Natsuko Hosokawa; Keiko Mori. "Yomogi (Mugwort)". Japan Through Young Eyes. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 February 2008. Diakses tanggal 2008-01-18.
- ^ Food in Korea : Korean Food Culture
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


