Arcadia Planitia
Arcadia Planitia merupakan dataran di planet Mars yang terdiri atas aliran lava muda dan endapan vulkanik berumur Amazonian. Wilayah ini dinamai oleh astronom Italia Giovanni Schiaparelli pada tahun 1882 dan nama dari daerah Arkadia di Yunani kuno.[1] Permukaan Arcadia Planitia terbentuk dari aliran lava formasi Amazonian Arcadia dan sejumlah kerucut bara kecil, serta mencakup wilayah luas yang kemudian tertutup oleh material eolian hasil proses periglacial.[2]
Secara geografis, Arcadia Planitia terletak di barat laut wilayah Tharsis, di dataran rendah utara Mars, dengan koordinat sekitar 33,9–64,2° LU dan 165,9–210,4° BT, sebagian berada di kuadran Cebrenia (MC-07) dan sebagian di kuadran Diacria (MC-02), dengan titik pusat pada 47,2° LU dan 184,3° BT.[3] Wilayah ini menandai transisi antara permukaan sedikit krater di utara dan permukaan tua yang padat kawah di selatan. Di bagian timur, Arcadia Planitia berbatasan dengan gunung berapi Alba Mons. Ketinggian relatifnya terhadap datum geodetik Mars berkisar antara 0 hingga -3 km.[4]
Mayoritas daerah rendah di Arcadia Planitia menunjukkan alur dan punggung sejajar yang menyerupai bentuk-bentuk akibat glasiasi di Bumi. Fitur ini mengindikasikan adanya proses pembekuan dan pencairan air di bawah permukaan yang menyebabkan aliran lambat material dangkal. Bukti tersebut mendukung keberadaan es tanah (ground ice) di lapisan dekat permukaan Arcadia Planitia, menjadikannya lokasi menarik untuk misi eksplorasi masa depan.[5]
kawah mengembang
Fenomena yang dikenal sebagai kawah mengembang juga ditemukan di wilayah ini. Kawah jenis ini merupakan hasil sekunder dari tumbukan besar yang menghasilkan kawah kecil tambahan akibat lontaran material. Kawah mengembang kehilangan tepian aslinya, kemungkinan karena tepian tersebut runtuh atau kehilangan es penyusunnya. Keberadaan kawah mengembang di Arcadia Planitia menandakan adanya es berlebih, yakni es yang jumlahnya melebihi kadar pori tanah. Proses pembentukan kawah mengembang terjadi ketika tumbukan menghancurkan lapisan es bawah permukaan, menyebabkan sublimasi, yaitu perubahan langsung dari padat ke gas. Menyebabkan peningkatan luas permukaan es yang terpapar. Setelah es menguap ke atmosfer, tanah di atasnya runtuh, memperbesar diameter kawah. Karena itu, wilayah yang menampilkan kawah mengembang seperti Arcadia Planitia dipandang sebagai lokasi potensial bagi koloni manusia di masa depan untuk memperoleh sumber air es.[6]
Referensi
- ^ "Arcadia Planitia". We Name The Stars (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-09.
- ^ Hibbard, Shannon M.; Williams, Nathan R.; Golombek, Matthew P.; Osinski, Gordon R.; Godin, Etienne (2021-05). "Evidence for widespread glaciation in Arcadia Planitia, Mars". Icarus. 359: 114298. doi:10.1016/j.icarus.2020.114298. ISSN 0019-1035.
- ^ "Planetary Names". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-09.
- ^ "Controlled photomosaic of the MTM 45167 Quadrangle, Arcadia Planitia region of Mars". 1993.
- ^ Hibbard, Shannon M.; Williams, Nathan R.; Golombek, Matthew P.; Osinski, Gordon R.; Godin, Etienne (2021-05-01). "Evidence for widespread glaciation in Arcadia Planitia, Mars". Icarus. 359: 114298. doi:10.1016/j.icarus.2020.114298. ISSN 0019-1035.
- ^ Viola, Donna; McEwen, Alfred S.; Dundas, Colin M.; Byrne, Shane (2015-03). "Expanded secondary craters in the Arcadia Planitia region, Mars: Evidence for tens of Myr-old shallow subsurface ice". Icarus. 248: 190–204. doi:10.1016/j.icarus.2014.10.032. ISSN 0019-1035.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


