Anti-Amerikanisme

Dua demonstran di Iran merobek bendera Amerika Serikat setelah Amerika Serikat undur dari perjanjian nuklir bersama Iran

Anti-Amerikanisme, Amerikanofobia,[1] atau sentimen anti-Amerika adalah kebencian, ketakutan, atau kekerasan terhadap Amerika Serikat, bangsa Amerika dan kebudayaannya, atau kebijakan pemerintahannya, khususnya kebijakan luar negerinya. Stereotip Amerika Serikat yang negatif meliputi anggapan bahwa orang Amerika itu agresif, arogan, tidak mau tahu, kelebihan berat badan, lusuh, terobsesi dengan uang, terlalu moralistis dan materialistis, dan merasa paling penting.[2]

Pakar politik, Brendon O'Connor dari United States Studies Centre berpendapat bahwa anti-Amerikanisme tidak dapat dipisah sebagai fenomena yang konsisten. O'Conor juga mengatakan bahwa istilah ini bermula dari sekumpulan stereotipe, prasangka, dan kritik terhadap orang Amerika Serikat atau negara Amerika Serikat yang berubah menjadi kritik politis. Pakar politik lainnya dari Prancis, Marie-France Toinet, mengatakan bahwa pemakaian istilah ini "baru bisa dibenarkan apabila mengacu pada penolakan sistematis - semacam reaksi alergi - terhadap Amerika Serikat secara keseluruhan".[3] Pengamat politik lainnya seperti Noam Chomsky dan Nancy Snow berpendapat bahwa penerapan istilah "anti-Amerika" ke negara lain ataupun penduduknya adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Hal ini dikarenakan istilah tersebut mengimplikasikan ketidaksukaan terhadap pemerintah Amerika ataupun kebijakannya adalah sesuatu yang dilarang atau sebagai suatu kejahatan.[4][5]

Pembahasan anti-Amerikanisme kadang tidak ikut menentukan penyebab sentimen ini dengan tepat (selain ketidaksukaan secara umum) sehingga istilah ini dipakai secara luas dengan berbagai cara. Karena itu pula, pendapat-pendapat yang tidak jelas pun bisa dicap anti-Amerika.[6]

Etimologi

Dalam kamus daring Oxford, istilah “anti-Americanism” didefinisikan sebagai “permusuhan terhadap kepentingan Amerika Serikat”.[7]

Dalam edisi pertama Webster's American Dictionary of the English Language (1828), istilah “anti-American” didefinisikan sebagai “menentang Amerika, atau terhadap kepentingan sejati atau pemerintahan Amerika Serikat; menentang revolusi di Amerika”.[8]

Di Prancis, penggunaan bentuk kata benda antiaméricanisme telah tercatat sejak tahun 1948,[9] dan mulai masuk ke dalam bahasa politik sehari-hari pada tahun 1950-an.[10]

Sejarah

Latar belakang

Terdapat penentangan dan perlawanan dari penduduk asli Amerika terhadap kolonisasi Eropa di benua Amerika pada masa kolonial sebelum Tiga Belas Koloni menjadi Amerika Serikat.[11] Orang-orang Afrika yang diperbudak juga menentang dan melawan pemindahan paksa mereka ke Amerika Utara serta sistem perbudakan di koloni-koloni tersebut.[12][13]

Abad ke-18 dan ke-19

Bangsa Haudenosaunee menyebut George Washington dan kemudian para presiden Amerika Serikat sebagai Hanadagá·yas—‘penghancur kota’—sebagai merujuk pada serangan Amerika Serikat yang menghancurkan 40 kota Haudenosaunee selama Perang Revolusi Amerika.[14]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ fr [Denis Lacorne], "Anti-Americanism and Americanophobia: A French Perspectives." (2005).
  2. ^ William Russell Melton. The new American expat: thriving and surviving overseas in the post-9/11 world. (Intercultural Press 2005. p. XIX.)
  3. ^ O'Connor, Brendan: "A Brief History of Anti-Americanism from Cultural Criticism to Terrorism" Diarsipkan 2006-08-20 di Wayback Machine., Australasian Journal of American Studies, July 2004, pp. 77–92
  4. ^ Chomsky, Noam (1993). "Totalitarian Culture in a Free Society". Internet Archive. Diakses tanggal 9 Juni 2023.
  5. ^ Snow, Nancy (2006). The Arrogance of American Power: What U.S. Leaders Are Doing Wrong and Why It's Our Duty to Dissent. Lanham, Maryland: Rowman & Littlefield. hlm. 27ff. ISBN 0-7425-5373-6. OCLC 69992247. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ O'Connor, Brendan, p 89.
  7. ^ "ANTI-AMERICANISM | Meaning & Definition for UK English | Lexico.com". Lexico Dictionaries | English (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-04-07.
  8. ^ "Webster's Revised Unabridged Dictionary (1913) - The ARTFL Project". machaut.uchicago.edu. Diakses tanggal 2026-04-07.
  9. ^ Rey-Debove, Josette; Rey, Alain (2000). Le nouveau petit Robert: dictionnaire alphabétique et analogique de la langue française. Le Robert (Edisi Nouv. éd. du "Petit Robert" de Paul Robert mise à jour). Paris: Dictionnaires Le Robert. ISBN 978-2-85036-668-0.
  10. ^ "The American Enemy: The History of French Anti-Americanism by Philippe Rogerk". press.uchicago.edu. Diakses tanggal 2026-04-07.
  11. ^ https://academic.oup.com/minnesota-scholarship-online/book/17480?login=false
  12. ^ Silverstein, Jake (2021-11-09). "The 1619 Project and the Long Battle Over U.S. History". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2026-04-07.
  13. ^ https://belonging.berkeley.edu/sites/default/files/kerner_commission_full_report.pdf?file=1&force=1
  14. ^ Boldt, Janine Yorimoto (2022-06). "The Portrait of Hanadagá•yas; or, George Washington Reconsidered". American Art. 36 (2): 6–12. doi:10.1086/720910. ISSN 1073-9300.

Bacaan lanjutan

Historiografi

  • Friedman, Max Paul. Rethinking Anti-Americanism: The History of an Exceptional Concept in American Foreign Relations (Cambridge University Press; 2012) 358 pages. Scholarly history of the concept of anti-Americanism and considers how the idea has affected American politics.
  • Klautke, Egbert (2011). "Anti-Americanism in Twentieth-Century Europe". Historical Journal. 64 (4): 1125–1139. doi:10.1017/S0018246X11000276.

Templat:Teori konspirasi

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement