Andi Sapada

Andi Sapada
Bupati Pertama Sidrap, A. Sapada Mappangile dengan Siti Nurhani Sapada
Lahir(1925-12-28)28 Desember 1925
Kanjenne-Sidenreng, Sidrap, Sulawesi Selatan
Meninggal10 Februari 1995(1995-02-10) (umur 69)
Tempat pemakamanTaman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar - Sulsel
KebangsaanIndonesia
PendidikanAkademi Militer (1945) Kursus Pemimpin Pejuang, ASRI (Asrama Republik Indonesia) (1946)
Kursus Komando Polisi Militer, CPM Djogja (1949)
Sekolah Lanjutan Pemerintahan Umum Tingkat Tinggi Departemen Dalam Negeri (1965)
PekerjaanMiliter, Pemerintahan
Tahun aktif1945 – 1950an & 1960an
Partai politikIndependen
Gerakan politik
  • Pejuang Kemerdekaan Bersenjata
  • Perang Kemerdekaan I
  • Peristiwa Aksi Militer II
  • Gerakan Operasi Militer II (I)
  • Gerakan Operasi Militer II (II)
  • Peristiwa Pemberontakan Kapten KNIL, A. Azis
Suami/istriHj. A. Siti Nurhaeni Sapada binti Datu Suppa Andi Makkasau
AnakSembilan
KeluargaPutera: Addituang Sidenreng, Andi Achmad Faisal To Appatunru

Paman kandung: Andi Makkasau Datu Suppa

Saudara kandung: dari istri Andi Abdullah Bau Massepe,Andi Soji Datu Kanjenne Mappangile
Penghargaan
  • Veteran Pejuang Kemerdekaan RI Golongan A
  • Bintang Legiun Veteran RI
  • Bintang Gerilya RI

Andi Sapada Mapangile (lahir di Pangkajene–Sidrap, 28 Desember 1925) adalah seorang perwira militer dan tokoh birokrat. Ia menjabat sebagai Bupati Pertama Sidrap. Sebelumnya, dalam militer Lettu TRI Andi Sapada menjabat selaku Kepala Staf Seksi III Komando TRI Divisi Hasanuddin Pertama[1] setelah ditunjuk dalam konferensi Paccekke pada tanggal 21–22 Januari tahun 1947,[2] serta menjabat komandan Depot Batalyon Asrama TNI Pandang-pandang pada tahun ±1950.[3]

Referensi

  1. ^ Saelan, Maulwi (2008). Dari Revolusi 45 sampai Kudeta 66: kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa. Indonesia: Visimedia. hlm. 82. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Sritimuryati. Juni 2011. Konferensi Paccekke dan Pengaruhnya Terhadap Intensitas Perjuangan. WALASUJI. Vol. 2, No. 1.
  3. ^ Saelan, Maulwi (2008). Dari Revolusi 45 sampai Kudeta 66: kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement