Alung (seri televisi)

Alung
Genre
Cerita
  • Najib Kertapati
  • Syafa R
Skenario
  • Najib Kertapati
  • Syafa R
Sutradara
Pemeran
Pencipta lagu temaAndi Rianto
Lagu tema pembuka"Dalam Cinta" oleh Poppy Hanandhy
Lagu tema penutup"Dalam Cinta" oleh Poppy Hanandhy
Penata musikOya' Rezhico
Negara asalIndonesia
Jml musim1
Jml episode50
Produksi
Produser eksekutifKristuadji Legopranowo
ProduserArifin Wiguna
SinematografiMario Lanza
Editor
  • Hendrajat
  • Budi Wahono
Pengaturan kameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiIndika Entertainment
Rilis asli
JaringanRCTI
Rilis21 Oktober (2002-10-21) –
13 Desember 2002 (2002-12-13)

Alung adalah serial televisi Indonesia produksi Indika Entertainment yang ditayangkan perdana 21 Oktober 2002 pukul 17.30 WIB di RCTI. Serial ini disutradarai oleh Effi Zen dan Maman Firmansjah serta dibintangi oleh Billy Glenn, Inneke Koesherawati, dan Adrian Maulana.

Sinopsis

Alung alias Cahyadi adalah seorang pemuda Cina yang gagah. Dia adalah tipe pemuda berandalan yang tidak bisa tinggal diam. Ada saja ulahnya. Entah itu berjudi, berkelahi, main kebut-kebutan dan lain-lain. Bahkan pacarnya, Ling Ling, juga tidak bisa menghentikan kebiasaan buruk Alung. Kontras sekali dengan bapak-ibu Alung, Noer Rachman dan Maryam, muslim taat, serta pengelola toko onderdil kendaraan yang cukup sukses.

Karena selalu berulah dan mencemarkan nama keluarga, Noer Rachman tidak tahan lagi dengan kelakuan anaknya. Tingkah Alung sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai Islami, akibatnya Alung diusir dari rumahnya. Hubungannya dengan Ling Ling juga menjadi jauh. Ternyata Ling Ling lebih memilih Philip, anak orang kaya. Alung sadar, Ling Ling lebih suka harta kekayaan daripada dirinya.

Alung akhirnya berusaha mandiri, mencari modal untuk toko kelontongnya melalui kemahiran judinya, terutama instingnya yang tajam dalam memasang taruhan. Kemahirannya dalam berjudi menghasilkan uang yang cukup untuk membiayai hidup.

Pada saat yang bersamaan, Alung juga berkenalan dengan Meisarah, seorang gadis muslim berparas cantik, anak Haji Hasan, haji yang menjadi panutan di desanya. Gadis ini nampaknya terkagum-kagum melihat Alung yang setiap subuh dengan rajin membersihkan toko kelontongnya. Dan memang toko Alung berbeda dengan toko-toko lainnya, toko Alung adalah toko paling bersih dari semua toko kelontong yang pernah dilihat Meisarah. Dan entah kenapa, hal ini sangat berkesan di hati Meisarah. Baginya Alung menjadi sebuah pribadi yang menarik.

Sebetulnya Meisarah sudah dijodohkan dengan Robbul, anak Haji Mustafa, orang kaya terpandang di desa Sukamaju. Meisarah sendiri kurang berkenan dengan Robbul, karena ingin mencari karier dahulu sebagai pengajar. Padahal Haji Hasan dan Khodijah, orangtua Meisarah, merasa tidak enak karena terus-terusan menolak lamaran Robbul.

Pada suatu hari Meisarah melihat Alung yang sedang termenung, Meisarah akhirnya memberanikan diri bertanya kepada Alung tentang apa yang sedang dia pikirkan. Alung pun menceritakan tentang masa lalunya. Dan terungkaplah jati diri Alung, pemuda Cina yang rajin dan ulet berdagang, tapi juga terjebak dalam dunia perjudian yang maksiat. Bahkan terungkap pula kalau Alung adalah seorang muslim.

Berkat Meisarah, Alung memutuskan untuk bertemu kembali dengan orangtuanya. Pembicaraan Meisarah mengenai orangtua Meisarah sendiri telah menggugah hatinya. Karena itu kerinduan di dalam hatinya kembali terbangkit. Alung kembali mengunjungi rumahnya, untuk berjumpa lagi dengan orangtuanya.

Di Jakarta, orangtua Alung, terutama sang bapak, ternyata belum melunak. Noer Rachman terus menerus mempertanyakan kehidupan yang dijalani oleh Alung, pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh Alung. Bapaknya tahu kalau uang penghasilan Alung didapat dari judi. Alung yang tidak tahan dicecar-cecar seperti itu, kembali naik pitam dan memutuskan untuk pergi meninggalkan rumahnya lagi.

Dalam keadaan bersedih hati, Alung tertimpa musibah. Warga di sekitar rumahnya tahu kalau dia hidup makmur dari hasil judi. Alung akhirnya dijebloskan ke penjara. Dan hal ini diketahui Meisarah. Padahal oleh keluarganya, Meisarah disuruh untuk segera menikah. Tapi pada akhirnya Meisarah tersadar, hatinya telah tertambat pada Alung. Meisarah terus menerus mengunjungi Alung di penjara. Meisarah ingin menunggu Alung.

Setelah keluar dari penjara, Alung memutuskan untuk memperdalam agama. Dengan bantuan Meisarah, Alung berusaha kembali ke jalan yang lurus. Sementara itu, hubungannya dengan Meisarah sudah lebih dari sekedar teman, meskipun banyak mendapat tentangan dari keluarga Meisarah.

Alung yang kini telah menjadi seorang muslim yang taat beribadah, kini menyesali segala tindakannya. Dia memutuskan untuk membuktikan dirinya di hadapan orangtuanya. Dia ingin menunjukkan kalau dia telah berubah. Dan Alung kini sadar bahwa cinta sejatinya adalah Meisarah.

Perlahan tapi pasti, Alung berusaha meninggalkan dunia perjudian yang pernah digelutinya. Dia juga berusaha membuktikan kesungguhan hatinya di hadapan keluarga Meisarah. Dia rajin bersholat bersama di masjid yang dikunjungi keluarga Meisarah. Pelan-pelan dia mulai menumbuhkan kembali perasaan cinta di hati Meisarah.

Keluarga Meisarah yang tadinya antipati terhadapnya, secara bertahap menerima kehadirannya dalam kehidupan Meisarah. Bahkan Robbul akhirnya tahu diri, dia sadar tidak bisa menghalangi pasangan yang sudah terikat oleh perasaan cinta, Robbul mundur. Dia merestui hubungan Meisarah dengan Alung.

Dengan segala daya upaya, Alung berhasil mencapai keinginannya. Ketabahan hatinya dan ketawakalannya terhadap Allah telah mengantarkannya ke gerbang kebahagiaan. Dia akhirnya bersanding di pelaminan bersama Meisarah, didampingi oleh kedua orangtuanya yang berbahagia. Anak mereka yang dulunya berandalan kini telah menjadi sumber kebanggaan.[1]

Pemeran

Referensi

  1. ^ "Sinopsis Seri Televisi Alung". Indika Entertainment. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-27. Diakses tanggal 2 September 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement