Aliran Taoisme

| Bagian dari seri tulisan mengenai |
| Taoisme |
|---|
| Portal Taoisme |
Taoisme adalah agama Asia Timur yang didirikan pada masa Tiongkok kuno , dengan banyak aliran atau denominasi, yang tidak satu pun menempati posisi ortodoksi dan hidup berdampingan secara damai.[1] Cabang-cabang Taoisme biasanya membangun identitas mereka berdasarkan kumpulan kitab suci, yang merupakan pedoman praktik ritual.[2] Kitab-kitab tersebut dianggap sebagai "latihan pernapasan", yakni "konfigurasi energi" (氣 qi), perwujudan dari "pola surgawi" (天問 tianwen),[3] atau "wahyu tentang keteraturan" (理 li).[4]
Aliran-aliran Taois paling awal muncul pada akhir Dinasti Han Timur (25–220 CE).[1] Mereka berkembang terutama di wilayah Shu, yang kini dikenal sebagai Sichuan.[1] Sejak abad ke-12 dan ke-13, beberapa cabang kecil bergabung menjadi aliran yang lebih besar, tetapi kemudian muncul pula aliran sampingan di sekitar tradisi utama.[1] Di masa modern, aliran-aliran yang ada cenderung diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok besar, yang umumnya terbagi menjadi dua denominasi utama: Quanzhendao dan Zhengyidao.
Referensi
Sumber
- Poul Andersen, Florian C. Reiter. Scriptures, Schools and Forms of Practice in Daoism: A Berlin Symposium. Harrassowitz Verlag, 2005. ISBN 344705171X
- Qing Xitai (1994) 卿希泰. Zhongguo daojiao 中國道教, vol. 1, pp. 77–83. Shanghai: Zhishi chubanshe. Online.
- Kohn, Livia (2008). Introducing Daoism. New York: Routledge. ISBN 9780415439985.
- Wong, Eva (2011). Taoism: An Essential Guide. Shambhala. ISBN 978-1-59030-882-0.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


