Alap-alap walet
| Alap-alap walet
| |
|---|---|
| Falco subbuteo | |
| Rekaman | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22696460 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Falconiformes |
| Famili | Falconidae |
| Genus | Falco |
| Spesies | Falco subbuteo Linnaeus, 1758 |
| Distribusi | |
Alap-alap walet (Falco subbuteo) atau Eurasian hobby dalam bahasa inggris adalah salah satu jenis burung pemangsa berukuran kecil dan ramping dari famili Falconidae.
Deskripsi
Alap-alap walet memiliki panjang tubuh antara 29–36 cm dari ujung paruh sampai ujung ekor. Rentang sayap sekitar 74–84 cm dengan berat tubuh antara 131–232 g untuk jantan dan betina 141–340 g.[1]
Habitat dan distribusi
Alap-alap walet dapat dijumpai di daratan Afrika, Erasia, India, Cina dan Burma. Namun ketika musim dingin, mereka imigrasi berkelompok dengan skala kecil ke daerah selatan. Terdapat dua subspesies yang teridentifikasi pada burung pemangsa ini, yaitu:
- Subbuteo Linnaeus, 1758 – Barat-laut Afrika dan Eropa Timur sampai Asia Tengah, China Utara, Kamchatka, Sakhalin, dan Jepang bagian utara. Pada musim dingin bermigrasi ke Afrika Tengah dan Selatan serta Asia Selatan.
- Streichi Hartert & Neumann, 1907 – Cina Timur dan Selatan, mungkin juga di Burma dan Indochina bagian utara.
Kebiasaan dan perilaku
Alap-alap walet menyukai lahan terbuka seperti lahan pertanian, rawa-rawa dan savana. Mereka tersebar luas di dataran rendah dengan hutan kecil yang tersebar. Alap alap walet salah satu pemangsa yang handal, pemberani dan penuh rasa ingin tahu, dan pandai akrobatik Makanan alap-alap walet adalah serangga besar seperti capung, kelelawar, dan burung kecil. Ketika musim kawin, burung predator dapat menghasilkan 2-4 telur dengan warna cokelat bintik-bintik cokelat tua yang dierami sampai 28 hari saling bergantian.
Burung ini memiliki peran vital sebagai predator puncak yang mengatur populasi serangga di area produksi pertanian-perkebunan.
Populasi

Informasi dari BirdLife International 2004, Perkiraan populasi Eropa sebesar 71.000 – 120.000 pasang. Populasi terbesar di Rusia dengan 30.000 – 60.000 pasang. Negara-negara lain dengan populasi besar adalah Prancis (6.500 – 9.600), Belarus (2.500 – 2.700), Rumania (3.200 – 4.000), Inggris (2.200), Ukraina (2.000 – 3.000) dan Turki dengan 4.000 – 8.000 pasang. Jerman memiliki sekitar 2.900 pasangan (Mebs & Schmidt 2006)[2]
Status Konservasi
Burung ini merupakan salah satu satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Republik Indonesia UU No. 5 tahun 1990 dan diatur dalam PP No. 7 tahun 1999 dan Peraturan Menteri KLHK No. 106 tahun 2018. Eksistensi Alap-alap Walet (Falco Subbuteo) di Indonesia terus mengalami penurunan populasi karena perburuan dan peyusutan habitat, sehingga menjadikan satwa tersebut termasuk ke dalam golongan satwa yang dilindungi. [3]
Dan apabila didapati memelihara satwa tersebut tanpa izin secara legal dapat diancam pidana tahanan hingga 5 tahun atau denda Rp. 100.000.000.-.[4]
Referensi
- ^ "Eurasian Hobby (Falco subbuteo)". www.hbw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-13.
- ^ "European Raptors: Eurasian Hobby". www.europeanraptors.org (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-14. Diakses tanggal 2018-06-13.
- ^ Kehutanan, Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian. "Direktorat Jenderal KSDAE". ksdae.kehutanan.go.id. Diakses tanggal 2026-03-10. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Kehutanan, Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian. "Direktorat Jenderal KSDAE". ksdae.kehutanan.go.id. Diakses tanggal 2026-03-10. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


