Alam versus pengasuhan


Alam versus pengasuhan (nature versus nurture) adalah perdebatan lama dalam biologi, sosiologi, dan psikologi mengenai sejauh mana pengaruh warisan genetik (alam) dan kondisi lingkungan dalam perkembangan individu (asuhan). Ungkapan aliteratif "nature and nurture" dalam bahasa Inggris telah digunakan setidaknya sejak periode Elizabeth dan berakar dari bahasa Prancis abad pertengahan. Kombinasi komplementer antara kedua konsep ini sesungguhnya merupakan gagasan kuno (ἁπό φύσεως καὶ εὐτροφίας).

Alam (nature) dipahami sebagai bawaan lahir yang dipengaruhi oleh warisan genetik serta faktor biologis lainnya. Sementara itu, asuhan (nurture) umumnya dipandang sebagai pengaruh faktor eksternal setelah pembuahan, misalnya hasil dari paparan, pengalaman, dan proses pembelajaran pada individu.

Bacaan lanjutan

Artikel

  • Honeycutt, Hunter (2019). "Nature and Nurture as an Enduring Tension in the History of Psychology". Nature and Nurture as an Enduring Tension in the History of Psychology. Oxford Research Encyclopedia of Psychology. doi:10.1093/acrefore/9780190236557.013.518. ISBN 9780190236557.
  • Ceci, Stephen J.; Williams, Wendy M., ed. (1999). The Nature–nurture debate: the essential readings. Malden (MA): Blackwell Publishing. ISBN 978-0-631-21739-8.
  • Ducarme, Frédéric; Couvet, Denis (2020). "What does 'nature' mean?". Palgrave Communications. 6 (14). Springer Nature. doi:10.1057/s41599-020-0390-y.

Buku

Pranala luar


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement