Aji Muhammad Salehuddin
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Januari 2023) |
Sultan Aji Muhammad Salehuddin I (nama lahir: Aji Kuncar) adalah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-16 yang memerintah pada periode 1816–1845. Ia merupakan putra sulung dari Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dan Aji Ratu Tatin, serta dilahirkan di Tepian Pandan (kini Tenggarong), di Istana Kesultanan, pada tahun 1789.
Pemerintahan
Sultan Aji Muhammad Salehuddin I naik takhta Kesultanan Kutai Kartanegara pada usia 27 tahun pada tahun 1816, menggantikan ayahandanya, Sultan Aji Muhammad Muslihuddin, yang wafat pada tahun yang sama. Pada masa pemerintahannya, ia menyaksikan wafatnya permaisuri sekaligus ibunda, Aji Ratu Kesuma Ningrat, pada 6 Safar 1251 Hijriah pukul 06.00 di Istana Kesultanan Kutai Kartanegara di Tenggarong, yang kemudian dimakamkan di samping Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dengan upacara pemakaman kerajaan.
Dalam bidang perekonomian, pemerintahan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I ditandai dengan pembukaan dan penguatan jalur ekspor ke berbagai kerajaan dan negara lain seiring dengan berkembangnya pelabuhan kesultanan di Samarinda. Komoditas yang diperdagangkan antara lain garam, tembakau, timah, dan batu karang. Dalam kehidupan pribadi, pada tahun 1812 ia menikahi Aji Putri Jawiyah, putri Sultan Ibrahim Alamsyah dan Aji Putri Agung Suwasya dari Kesultanan Paser. Sebagai bagian dari hubungan kekerabatan tersebut, Sultan Ibrahim Alamsyah menghadiahkan sebuah istana peristirahatan di Tanjung Batu serta wilayah Tanah Balik, yang berpusat di Tanjung Jumlai dan mencakup kawasan hingga Balikpapan dan Samboja.
Selain itu, dalam suatu peristiwa pencurian sarang burung walet di gua-gua di hulu Sungai Toyu, Sultan Ibrahim Alamsyah meminta bantuan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I untuk menangkap para pelaku serta mengawasi wilayah perkampungan Muara Pahu yang berada di sekitar perkebunan rotan milik Kesultanan Kutai.
Keturunan
KDYMM Ratu Permaisuri
KDYMM Seri Paduka Baginda Ratu Permaisuri Aji Bolong Binti Pangeran Patta (Cucu Andi Petta To Rawe Bin La Madukelleng) dan Aji Bungsu (Kampung Panji) menikah dengan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I berputra :
- Aji Koetai
- Aji Indra Gelar Aji Pangeran Ratu I (Mantan Putra Mahkota Sultan Aji Muhammad Salehuddin I)
- Aji Risai Puri
- Aji Pangeran Mangku wafat pada Bulan Sya'ban pada tahun 1277 Hijriah dimakamkan di Pemakaman Raja-raja Kutai
- Aji Gedeh
- Aji Pangeran Dipati
- Aji Gau Gelar Aji Pangeran Ratu II
KDYMM Ratu Mahadewi
KDYMM Seri Paduka Baginda Ratu Mahadewi Aji Ratu Jawiyah Binti Sultan Ibrahim Alamsyah Bin Pangeran Soerianata Bin Ratu Agung Bin Sultan Aji Muhammad Alamsyah I menikah dengan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I pada tahun 1812 di karuniai anak :
- Aji Boma gelar Aji Pangeran Surya Hadi Menggala (dimakamkan di Pemakaman Raja-raja Kutai Kartanegara)
KDYMM Ratu Leko
YM Seri Paduka Baginda Ratu Leko Aji Ratu Mudra atau Aji Ratu Zuziah gelar Aji Ratu Agung Binti Aji Pangeran Berajanata menikah dengan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I dikaruniai anak :
- Aji Biduk atau Aji Pangeran Umar gelar Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sulaiman Langan Al-Khalifatul Muk’minin) bergelar Pula Meruhum Aji Diistana. Aji Muhammad Sulaiman
- Aji Kipai Ainun Zariah gelar Aji Ratu Agung
- Aji Beleng
KDYMM Ratu Mahtoer
KDYMM Seri Paduka Baginda Ratu Mahtoer Aji Kinchana menikah dengan Sultan Aji Muhammad Salehuddin I dikaruniai anak :
- Aji Raden Mas Cilik
- Aji Pangeran Perbata Sari
Selir:
- Bulan, merupakan Putri dari Kepala Suku Modang, tidak mempunyai keturunan dan kembali kesukunya serta tinggal di Hulu Mahakam.
Putra dari selir diantaranya:
- Aji Hamzah Gelar Aji Pangeran Kertanegara II sebagai (Wakil Sultant) tahun 1899-1909
- Aji Zainoeddin Gelar Aji Singa Setia Dalem menjabat sebagai Menteri Kerajaan Urusan Kemakmuran Kutai
- Aji Pangeran Panji
- Aji Raden
- Aji Jamang
- Aji Prabu
- Aji Ahmed
- Aji Betara
- Aji Raden Nata Wijaya
- Aji Pangeran Maku
- Aji Kadi wafat tahun 1257 Hijriah dimakamkan di Pemakaman Raja-raja Kutai
Putri dari selir diantaranya:
- Aji Jeliha
Cucu
Sultan Aji Muhammad Salehuddin I mempunyai 50 Orang Cucu dari 7 Orang anak beliau diantaranya :
- Aji Indra Gelar Aji Pangeran Ratu I menikah dengan Pua Basiah mempunyai anak:
- Aji Bahsan/Aji Bocon Gelar Aji Pangeran Ratu III menikah dengan Aji Fazkiah/Aji Poke Binti Sultan Aji Muhammad Sulaiman
- Aji Putri Anum Adiningrat menikah dengan Sultan Aji Muhammad Alimuddin
- Aji Taipah
- Aji Nilam
- Aji Raden Muda I
- Aji Gau Gelar Aji Pangeran Ratu II
- Aji Muhammad Ali Gelar Aji Raden Prawiro
- Aji Abdul Gani/Aji Tebak
- Aji Fatimah
- Aji Nubueng/Aji Kweng
- Aji Biduk Gelar Sultan Aji Muhammad Sulaiman
- Aji Boma Gelar Aji Pangeran Surya Hadi Menggala
- Menikah dengan Aji Lukan (dimakamkan di Pemakaman Keluarga Gunung Pedidik Kelurahan Sukarame, Tenggarong)
- Aji Dabal Gelar Aji Raden Kusuma
- Aji Linsa
- Aji Tuga
- Aji Teki/Aji Kumala wafat pada 21 Jumadil Akhir malam Jumat pukul 2 setengah 1335 Hijriyah (dimakamkan di Makam Raja-raja Kutai Kartanegara) menikah dengan Aji Pangeran Ainuddin Gelar Aji Pangeran Kesuma Adiningrat
- Aji Jamin
- Aji Abdul Hamid Gelar Aji Pangeran Ratu IV
- Aji Muhammad Noerdin Gelar Aji Raden Ario Joyo Boyo
- Aji Zainuddin Gelar Aji Pangeran Perdana Kesuma
- Aji Mew
- Menikah dengan Dayang Loka (Kampung Panji)
- Aji Raden Puspanegara
- Aji Jumantan
- Menikah dengan Aji Lukan (dimakamkan di Pemakaman Keluarga Gunung Pedidik Kelurahan Sukarame, Tenggarong)
- Aji Pangeran Dipati
- Aji Baiduri (Pendiri Desa Loa Duri), Dimakamkan di Desa Loa Duri Ilir RT 09. Menikah dengan Aji Aminuddin Gelar Aji Pangeran Mangkunegara
- Aji Raden Mas Cilik
- Aji Raden Muda II
- Aji Rahmah bersuamikan Aji Hakim Gelar Aji Raden Nata Wijaya I
- Aji Pangeran Perbatasari
- Aji Kipai Ainun Zariah gelar Aji Ratu Agung. Tunangan Putra Mahkota Raja Gowa ke 32, Tidak Mempunyai Keturunan dan Tidak Menikah. Wafat dalam usia 70 Tahun.
- Aji Pangeran Panji berputri: Aji Azizah meninggal tahun 1306 Hijriah dimakamkan di Pemakaman Raja-raja Kutai
Wafat
Sultan Aji Muhammad Salehuddin I wafat setelah setahun peperangan hebat melawan Belanda pada tahun 1845 di Istana Kota Bangun, Kesultanan Kutai Kartanegara dalam usia 56 tahun. Jenazah Sultan dibawa ke Ibukota Kesultanan yakni Tenggarong. Pada waktu pemakaman itu , banyak sekali rakyat dan keluarga Sultan berkumpul di Tenggarong, pada kesempatan itu rakyat mengucapkan salam perpisahan kepada Sultan. Jenazah Sultan dimakamkan di Makam Raja-raja Kutai Kartanegara.
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


