Afdeling Sibolga dan Sekitarnya

Afdeling Sibolga dan Sekitarnya adalah salah satu afdeling yang pernah dibentuk dalam wilayah Keresidenan Tapanuli di Hindia Belanda.[1] Pembentukan Afdeling Sibolga dilakukan oleh Pemerintah Hindia Belanda setelah Belanda menaklukkan bagian utara Tapanuli dan Mandailing.[2] Wilayah Afdeling Sibolga dan Sekitarnya pada masa kini mencakup seluruh wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah di Provinsi Sumatera Utara.

Pemerintahan di Afdeling Sibolga dan Sekitarnya dipimpin oleh seorang asisten residen yang bertanggung jawa kepada Residen Tapanuli di Kota Sibolga.[3][4] Pada tahun 1870 M, Afdeling Sibolga dan Sekitarnya telah memiliki sebuah sekolah negeri yang lulusannya dikirim ke Kweekschool Tano Bato untuk dilatih menjadi guru yang bekerja untuk Keresidenan Tapanuli.[5]

Sejarah pembentukan dan wilayah

Pada Abad ke-19 M, Belanda mulai menguasai wilayah menguasai wilayah pantai bagian barat dari wilayah Provinsi Sumatera Utara saat ini. Kekuasaan Belanda mulai menguat setelah berakhirnya Perang Padri di wilayah Provinsi Sumatera Barat saat ini. Pada tahun 1834 M, Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Keresidenan Tapanuli dengan pusat pemerintahan di Kota Sibolga.[6]

Setelah pembentukan Keresidenan Tapanuli, Pemerintah Hindia Belanda mengadakan pembentukan afdeling-afdeling yang termasuk salah satunya adalah pembentukan Afdeling Sibolga dan Sekitarnya.[1] Pembentukan Afdeling Sibolga dilakukan oleh Pemerintah Hindia Belanda setelah Belanda berhasil memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke bagian utara Tapanuli dan Mandailing.[2] Afdeling Sibolga dan Sekitarnya kemudian menjadi salah satu afdeling yang dibentuk dalam wilayah Keresidenan Tapanuli di Hindia Belanda. Pembentukan Afdeling Sibolga dan Sekitarnya diadakan pada tahun 1910 M. Afdeling Sibolga dan Sekitarnya mencakup seluruh wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah di Provinsi Sumatera Utara pada masa kini.[1]

Pemerintahan

Pemerintahan di Afdeling Sibolga dan Sekitarnya dipimpin oleh seorang asisten residen.[3] Pemerintahan di Afdeling Sibolga dan Sekitarnya bertanggung jawab kepada Residen Tapanuli. Lokasi pusat pemerintahan Residen Tapanuli terletak di Kota Sibolga.[4]

Sarana pendidikan

Pada tahun 1870 M, Afdeling Sibolga dan Sekitarnya telah memiliki sebuah sekolah negeri yang terletak di Kota Sibolga. Para siswa lulusan dari sekolah negeri di Kota Sibolga dikirim untuk bersekolah di sekolah pendidikan guru yang bernama c. Lokasi Kweekschool Tano Bato saat ini berada di Kelurahan Tano Bato. Lulusan dari Kweekschool Tano Bato dipekerjakan sebagai guru Kweekschool Tano Bato dan untuk sekolah-sekolah lain yang ada di Keresidenan Tapanuli.[5]

Referensi

  1. ^ a b c Santoso, S. T., Saragih, I., dan Tambunan, A. A. (2012). Manalu, Nana Lystiani (ed.). Tata Rias Pengantin Sumatra Utara. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 7. ISBN 978-979-228-679-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah (1977). Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Sumatera Utara. Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b Nuraini, Cut (2004). Permukiman Suku Batak Mandailing. Gadjah Mada University Press. hlm. 32. ISBN 9789794205570. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Purba, Suwandi (Oktober 2023). Berbekal Dendam Kemiskinan Djumongkas Hutagaol: Dari Kuli Bangunan Jadi Direksi. Indramayu: Penerbit Adab. hlm. 69. ISBN 978-623-162-339-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ a b Pulungan, Ayub Suleman (2025). Willem Iskander Pahlawan dan Pendobrak! tetapi Nyaris Dilupakan Bangsanya!. Sleman: Penerbit Deepublish. hlm. 145. ISBN 978-634-200-542-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Riyanto, S., dan Hamlaini (2024). Seri Ensiklopedia untuk Anak Indonesia: Indahnya Pulau Sumatra. Yogyakarta: Penerbit Andi. hlm. 40. ISBN 978-623-8493-82-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement