Afdeling Deli dan Serdang

Afdeling Deli dan Serdang adalah sebuah afdeling yang pernah dibentuk dalam wilayah Keresidenan Sumatera Timur.[1] Wilayah Afdeling Deli dan Serdang terdiri dari dua onderafdeling pada awal pembentukannya dan menjadi empat onderafdeling pada perkembangannya.[2][3] Onderafdeling di Afdeling Deli dan Serdang merupakan bekas wilayah Kesultanan Deli dan Kesultanan Serdang di beberapa daerah dalam Provinsi Sumatera Utara pada masa kini.[2][4] Pemerintahan di Afdeling Deli dan Serdang dipimpin oleh seorang asisten residen yang dibantu oleh kontrolir dan gezaghebber.[2] Ibu kota Afdeling Deli dan Serdang terletak di Kota Medan.[2]

Pembentukan

Afdeling Deli dan Serdang dibentuk sebagai salah satu afdeling dalam wilayah Keresidenan Sumatera Timur. Pembentukan Afdeling Deli dan Serdang dilakukan setelah ibu kota Keresidenan Sumatera Timur dipindahkan dari Bengkalis ke Kota Medan sebagai bagian dari pengaturan ulang terhadap struktur pemerintahan Keresidenan Sumatera Timur.[1] Pembentukan Afdeling Deli dan Serdang diatur dalam Staatsblad 1900 Nomor 64.[2]

Pemerintahan dan wilayah administratif

Pemerintahan di Afdeling Deli dan Serdang dipimpin oleh seorang asisten residen yang dibantu oleh pejabat lain yang jabatannya dinamakan kontrolir dan gezaghebber.[2] Bekas wilayah pemerintahan Afdeling Deli dan Serdang saat ini mencakup wilayah Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi dan Kota Medan di Provinsi Sumatera Utara.[4] Ibu kota Afdeling Deli dan Serdang terletak di Kota Medan yang juga merupakan ibu kota Keresidenan Sumatera Timur.[5]

Wilayah pemerintahan Afdeling Deli dan Serdang pada awal pembentukannya terbagi menjadi dua onderafdeling yaitu Onderafdeling Deli dan Onderafdeling Serdang. Wilayah Onderafdeling Deli sebelumnya merupakan bekas wilayah Kesultanan Deli, sedangkan wilayah Onderafdeling Serdang sebelumnya merupakan bekas wilayah Kesultanan Serdang.[2] Pembentukan kedua onderafdeling di Afdeling Deli dan Serdang beserta batasan wilayahnya diatur dalam Staatsblad 1900 Nomor 64. Namun batas wilayah antara Onderafdeling Deli dan Onderafdeling Serdang mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan batas yang terakhir dinyatakan dalam Bijblad Nomor 14491.[2] Afdeling Deli dan Serdang kemudian terbagi lagi menjadi 4 onderafdeling yaitu Onderafdeling Deli Hilir, Onderafdeling Deli Hulu, Onderafdeling Serdang dan Onderafdeling Padang dan Bedagai.[3]

Referensi

  1. ^ a b Sjoerkani (April 1976). Sumatera Utara Membangun. Medan: Pemerintah Daerah Sumatera Utara. hlm. 37–38. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c d e f g h Pemerintah Daerah Sumatera Utara (Februari 1969). Almanak Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Utara. Pemerintah Daerah Sumatera Utara. hlm. 876. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b Azhari, I., dkk. (Desember 2013). Kesultanan Serdang: Perkembangan Islam pada Masa Pemerintahan Shariful Alamsyah (PDF). Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Badan Penelitian dan Pengembangan & Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Agama Republik Indonesia. hlm. 3. ISBN 978-602-8766-81-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Kerajaan Batak Sejak 1511: Geopolitik dan Perubahannya. Penerbit Widina. Mei 2025. hlm. 23. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Nisa, Jannatun (Mei 2021). Stereotip dan Prasangka dalam Komunikasi Antarbudaya Muslim Pribumi dan Etnis Cina. Surabaya: Scopindo Media Pustaka. hlm. 95. ISBN 978-623-6177-46-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement