Abdul Muqit Arief
K.H. Abdul Muqit Arief | |
|---|---|
| Wakil Bupati Jember ke-4 | |
| Masa jabatan 17 Februari 2016 – 17 Februari 2021 | |
| Presiden | Jokowi |
| Gubernur | Soekarwo Khofifah Indar Parawansa |
| Bupati | Faida |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 21 Maret 1962 Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Indonesia |
| Partai politik | PDI-P |
| Suami/istri | Maimunah Muqit |
| Anak | ? |
| Almamater | STIS Annuqayah |
| Pekerjaan | Pendakwah, Politikus |
Abdul Muqit Arief (lahir 21 Maret 1962) adalah ulama dan politikus yang menjabat sebagai Wakil Bupati Jember periode 2016–2021.[1]
Kehidupan awal dan latar belakang
Abdul Muqit Arief dilahirkan sebagai putra dari KH. Arifurrohman dan Nyai Arifurohman binti KH. Samsul Arifin di Desa Silo, Karangharjo, Jember. Ia menamatkan pendidikan Madrasah Aliyah di Annuqayah dan kemudian melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Annuqayah. Selain pendidikan formal, ia juga mondok di Pondok Pesantren Annuqayah sejak usia muda.[butuh rujukan]
Pada tahun 1993, setelah menyelesaikan pendidikannya di Jakarta, ia menikah dan membantu pengembangan pondok pesantren keluarga serta memperluas lembaga pendidikan di komunitas desa, seperti menambah jenjang SMP dan MA. Ia juga aktif memperkuat amalan Ahlus Sunnah Wal Jamaah, seperti majelis dzikir, tahlil, dan sholawat.[butuh rujukan]
Karier politik
Pada Pilkada Jember 2015, Abdul Muqit Arief maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Faida dan berhasil memenangkan kontestasi. Ia secara resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Jember sejak 17 Februari 2016 hingga 17 Februari 2021.[2]
Ia juga menjabat Ketua DPC Baitul Muslimin Indonesia Jember pada 2016–2020.[3]
Selama masa jabatan, pada 26 September 2020 ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Bupati Jember selama sekitar 71 hari ketika dr. Faida mengambil cuti untuk mengikuti Pilkada 2020.[4]
Sebagai Plt Bupati, Muqit Arief melaksanakan koordinasi dengan DPRD Jember, menyelesaikan pembahasan APBD, dan mengembalikan jabatan pejabat Inspektorat sesuai keputusan Mendagri.[5]
Aktivitas dan kontribusi
Muqit Arief juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan dakwah dan sosial sebagai seorang kyai di komunitasnya.[6] Ia pernah memberi perhatian khusus pada isu pencairan bantuan sosial yang tertunda selama masa kampanye Pilkada, menyatakan keberatan dengan penundaan tersebut ketika menjadi Plt Bupati.[7]
Referensi
- ^ Moeslim, Mohammad (2020-09-12). "Kiai Muqit, Faida, dan Politik Santri". Media Jatim. Diakses tanggal 2025-10-14.
- ^ Safitri (11 Februari 2021). "Wabup Muqit Pamitan di Rumah Dinasnya". Radar Jember. Diakses tanggal 2025-10-14.
- ^ "Wabup Jember Pimpin Sayap Organisasi PDI Perjuangan". Times Indonesia. TIMES Indonesia. 8 Oktober 2016. Diakses tanggal 2025-10-13.
- ^ Solichah, Zumrotun (28 November 2020). "Plt Bupati Jember lanjutkan proses pengembalian jabatan". Antara Jatim. Diakses tanggal 2025-10-13.
- ^ Saputra, Andi (28 September 2020). "Plt Bupati Jember dilantik, Muqit Arief bangun komunikasi dengan DPRD". TadaTodys. Diakses tanggal 2025-10-13.
- ^ "Mantan Wabup Jember Kiai Muqit: Dari Dulu Pilkada Jember Tidak Ada Isu PKI". Berita Jatim. 2 November 2024. Diakses tanggal 2025-10-13.
- ^ "Pernah Jadi Plt Bupati Jember, Kiai Muqit: Saya Tak Larang Bansos Dicairkan Saat Pilkada 2020". beritajatim. 16 Oktober 2020. Diakses tanggal 2025-10-13.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






