A. H. M. Quamruzzaman
A. H. M. Quamruzzaman | |
|---|---|
| |
Abul Hasnat Muhammad Qamaruzzaman (26 Juni 1926–3 November 1975)[1] adalah seorang politikus terkemuka Bangladesh, menteri pemerintah, dan salah satu tokoh pendiri negara Bangladesh. Ia dikenal atas perannya dalam pemerintahan Mujibnagar selama Perang Kemerdekaan Bangladesh, di mana ia menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Qamaruzzaman menjadi salah satu korban peristiwa tragis Pembunuhan di Penjara Dhaka pada 3 November 1975, ketika sekelompok perwira militer membunuhnya bersama Syed Nazrul Islam, Muhammad Mansur Ali, dan Tajuddin Ahmed atas perintah Presiden Khondaker Mostaq Ahmad.[2]
Qamaruzzaman lahir di Bagatipara Upazila, Natore, Bengal (sekarang Bangladesh) pada 26 Juni 1926. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Calcutta, meraih gelar ekonomi pada tahun 1946, dan kemudian memperoleh gelar hukum dari Universitas Rajshahi pada 1956. Setelah itu, ia memulai praktik hukum melalui keanggotaannya di Asosiasi Bar Distrik Rajshahi. Sejak masa mahasiswa, Qamaruzzaman aktif dalam Liga Muslim dan terlibat dalam berbagai gerakan politik di Pakistan, menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap isu sosial dan politik sejak muda.
Karier Politik
Karier politik Qamaruzzaman dimulai secara resmi pada 1956 ketika ia bergabung dengan Liga Awami. Ia terpilih sebagai anggota Majelis Nasional Pakistan pada 1962, 1965, dan 1970, dan pada akhir 1960-an, ia naik ke posisi kepemimpinan nasional partai. Selama Perang Kemerdekaan Bangladesh, ia memainkan peran penting sebagai Menteri Bantuan dan Rehabilitasi dalam pemerintahan sementara Mujibnagar. Setelah Bangladesh merdeka, ia terpilih sebagai anggota parlemen dari Rajshahi pada 1973 dan kemudian menjabat sebagai presiden Partai Awami mulai Januari 1974. Pada 1975, ia diangkat sebagai Menteri Perindustrian dan anggota komite eksekutif BAKSAL.[3]
Kematian dan warisan
Setelah pembunuhan Sheikh Mujibur Rahman pada 15 Agustus 1975, Qamaruzzaman ditangkap dan dipenjara di Penjara Pusat Dhaka. Ia dibunuh bersama tokoh senior Liga Awami lainnya pada 3 November 1975, peristiwa yang meninggalkan dampak mendalam dalam sejarah politik Bangladesh. Warisan politiknya berlanjut melalui putranya, A. H. M. Khairuzzaman Liton, yang kini menjadi politikus Liga Awami dan walikota Kota Rajshahi, melanjutkan kontribusi keluarga dalam kehidupan publik Bangladesh.[4]
Rujukan
- ^ "What we lost on November 3, 1975". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 2017-11-03. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ "Qamaruzzaman, Abul Hasnat Mohammad - Banglapedia". en.banglapedia.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ "Remembering the Four Leaders". The Daily Star (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ bdnews24.com. "AL's Liton beats Bulbul of BNP in Rajshahi mayor race by huge margin". AL’s Liton beats Bulbul of BNP in Rajshahi mayor race by huge margin (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-25. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




