A.S Hassan

A.S Hassan
Danpussenkav
Masa jabatan
1958–1959
Sebelum
Pendahulu
Letkol Kav R. Saleh Sadeli
Pengganti
Letkol Kav Soebagyo Sajid
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1921-06-06)6 Juni 1921
Padang Panjang, Sumatera Barat, Hindia Belanda
Meninggal28 Mei 2007(2007-05-28) (umur 85)
Suami/istriSunarti
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang TNI Angkatan Darat
Masa dinas1945–1972
Pangkat Mayor Jenderal TNI
SatuanKavaleri
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Azwar Syawalsyah Hassan, (6 Juni 1921 – 28 Mei 2007) adalah seorang Purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dan juga seorang Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Ke-1 (Danpussenkav Pertama) dengan menjabat selama periode tahun 1958 sampai dengan 1959 yang ketika itu berpangkat Letnan Kolonel.

Karier Militer

Ia merupakan seorang Staf TKR dari Divisi IX/09 Yogyakarta (Komandan Kompi Angkutan Brigade X Yogyakarta/Wehrkreise III) yang berhasil merintis Satuan bantuan tempur (satbanpur) Pasukan Lapis Baja untuk pertama kalinya dengan bermodalkan 16 personel pasukan ditambah sejumlah Panser dan Tank eks Belanda di Yogyakarta dan Magelang sebagai salah satu embrio di antara 4 kesatuan (Eskadron III/Magelang) atau Vechtwagen awal, kelak berhimpun menjadi Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) dan telah dirintis sejak dirinya masih berpangkat Letnan Satu, ketika keseluruhan Teritorium IV/Diponegoro masih berada dalam pengawasan Panglima Divisi III/Teritorium IV Kolonel Gatot Subroto tahun 1950.

Selanjutnya berhasil terbentuk pada tanggal 4 April 1950, serta diresmikan langsung oleh Kolonel Gatot Subroto yang ditandai dengan suatu penetapan tentang standar formasi kesatuan Infanteri dari tingkat Divisi sampai dengan Kompi dan disebutkan adanya pembentukan Perwira Senjata Bantuan Panser melalui Surat Keputusan Kasad Nomor KPTS-SKEP/5/KSAD/PNTP/50 tanggal 9 Februari 1950 bahwa telah ditunjuk seorang staf divisi atas nama A.S. Hassan untuk melakukan pembentukan Satuan Berlapis Baja dan sampai dengan saat ini dirayakan sebagai Hari jadi Korps Kavaleri TNI Angkatan Darat.[1][2]

Selain memiliki kedekatan dengan sosok Gatot Subroto yang merupakan perwira seniornya, ia juga dikenal dekat dengan sahabat karib seangkatan yang merupakan Pahlawan Revolusi, yaitu seorang Komandan Korem 072 Kodam VII/Diponegoro di Yogyakarta bernama Katamso, ketika ditugaskan menghadapi Pemberontakan Eks Batalion 426 dan bersama-sama berperan dalam Operasi Merdeka Timur dibawah kepemimpinan Komandan Resimen VI/Divisi III, yang saat itu telah diangkat menjadi Kepala Staf Divisi III Teritorium IV/Diponegoro, Kolonel Mochammad Bachrun.[3][4][5][6] Di Yogyakarta ini, selain pernah tercatat menjadi saksi pernikahan Soeharto, A.S. Hassan telah bertemu dengan istrinya, anak seorang dokter dari daerah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, bernama dokter Malikin, yaitu Sunarti.

Berikut catatan pengalaman karier beliau selama berdinas militer:

Arsip foto asli Komandan Eskadron Letkol A.S Hassan (pertama dari kiri) bersama Panglima Teritorium M.Bachroen & Soeharto
  1. 1943: Gun Sei Kan Bu PR KEP Techniek Djakarta.
  2. 1943: Tyubu Yidosja Jimmosjo PR KEP Techniek Semarang.
  3. 1943: Tyubu Yidosja Jimmosjo PR KEP Techniek Jogja.
  4. 1945: Letnan Satu, Divisi IX Jogja.
  5. 1945: Kapten, Divisi III Wakil Komandan Kompi Angkutan Jogja.
  6. 1949: Komandan Kompi Angkutan Jogja Brigade X/Divisi III.
  7. 1950: Major, Komandan Vechtwagen Semarang.
  8. 1952: Wakil Komandan Inspektorat Lapis Baja 1952-5.
  9. 1952: Dinaikkan Letnan Kolonel.
  10. 1954: Komandan Eskadron BB/III Magelang.
  11. 1954: Komandan Pasukan BB Magelang.
  12. 1955: Komandan Eskadron III Kavaleri/Magelang.
  13. 1956: Kepala Staf (Kas) Puskav/Pasukan Lapis Baja 1956-7.
  14. 1958: Komandan Pusat Kavaleri/Dan Puskav 1958-9.
  15. 1959: Anggota Dewan Penelitian & Pengembangan Doktrin Angkatan Darat.
  16. 1959: Assisten 4 Koplat.
  17. 1959: Guru Komando Pasukan Lapis Baja II Kavaleri.
  18. 1965: Dinaikkan Kolonel.
  19. 1967: Diperbantukan ke Departemen Perindustrian Dasar-Ringan & Tenaga.
  20. 1971: Dinaikkan Brigadir Jenderal, Direktur PT Imindo.
  21. 1972: Dinaikkan Mayor Jenderal, Pensiun.

A.S. Hassan selama masa perang mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia bertugas sebagai Staf Divisi IX/09 TKR Yogyakarta dan juga sebagai Komandan (Dan.kie) Kompi Angkutan Brigade X Yogyakarta/Wehrkreise III (Brigade Mataram) saat satuan setingkat batalion tersebut dipimpin oleh seorang Presiden Kedua Republik Indonesia, Letnan Kolonel Soeharto yang secara bersamaan menjadi calon Kepala Staf Divisi dari Brigade X Garuda Mataram/Wehrkreise III serta bermarkas di Yogyakarta. Setelah dipromosikan sebagai Panglima Teritorium IV, Soeharto mendapatkan mutasi ke Seskoad di Bandung berdasarkan saran Gatot Subroto kepada Kepala Staf Angkatan Darat Kolonel Abdul Haris Nasution, sehingga berkesempatan melanjutkan masa dinas di Seskoad bersama A.S. Hassan yaitu tercatat sebagai peserta SSKAD Taraf II/Angkatan II 1962-1963 dan sebelum A.S. Hassan berdinas lagi di Jakarta sampai selambat-lambatnya pada tahun 1972.[7][8][9]

Kehidupan Pribadi

Lahir pada tanggal 6 Juni 1921 di Padang Panjang, Sumatera Barat, Azwar Syawalsyah Hassan atau yang dikenal dengan nama A.S. Hassan selain berkiprah di dunia militer dan mencapai pucuk pimpinan tertinggi Korps Baret Hitam, kelak memiliki hubungan besan dengan salah seorang politisi bernama Mas Isman, yang pada era Presiden Joko Widodo telah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional sebagai pendiri Kosgoro selama masa pemerintahan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, tepatnya pada tahun 1957. Mas Isman sendiri sangat akrab dan memiliki hubungan baik sehingga sering bertukar pikiran mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan A.S. Hassan, meskipun dirinya sudah diberikan pensiun pada tahun 1972 dengan jabatan terakhirnya, yaitu A.S. Hassan aktif sebagai pengajar di Sekolah Staff dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan sebagai Perwira Tinggi (Pati) Babinkar di Jakarta, dimana keduanya rutin untuk berkomunikasi.[10][11][12]

Catatan Pendidikan Militer:

  1. Gizitsu Ininjo Shei Sho (Kotoren Transport Techniek Militair) Tahun 1943, Djepang.
  2. Panhard Armored Car Factory STA Tahun 1965, Perantjis.
  3. Associate Armor Officer Advance Fort Knox, Kentucky USA.
  4. Sesko TR.II/II Tahun 1962-1963, Bandung.

Selain itu, A.S. Hassan juga memiliki hubungan besan lainnya serta cukup dekat dengan seorang mantan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta tahun 1984-1987 sekaligus Kepala Staf Kodam Jaya tahun 1980-1983 (sebelum menjadi Asisten Panglima ABRI Pangab Jend TNI (Purn) L.B Moerdani), yaitu Mayjen TNI (Purn). Eddie Marzuki Nalapraya, ayah dari salah seorang menantu Sudwikatmono, yang juga merupakan saudara sepupu dari istri Mantan Presiden Kedua Republik Indonesia Soeharto, Ibu Siti Hartinah. Sampai dengan akhir hayatnya, A.S. Hassan memiliki hubungan baik dengan para kerabat beserta keluarganya, serta aktif berkomunikasi dari kediaman terakhirnya di Jakarta.[13]

Pendidikan

Brigjen TNI Angkatan Darat A.S Hassan berpakaian Dinas

Tamat:[14]

  • H.I.S.
  • MULO-B.
  • ETS-B.

Meninggal Dunia

Nomor NRP Purnawirawan Perwira Tinggi TNI Aangkatan Darat A.S Hassan

Setelah memasuki masa pensiun, A.S. Hassan tinggal di Jakarta sampai dengan wafat pada tanggal 28 Mei 2007 dalam usia 86 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah karena sakit dan dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.

Referensi

  1. ^ Anderson, Benedict R. O'G (1972). Java in a time of revolution: occupation and resistance,1944-1946. Ithaca, N.Y.: Cornell University Press. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ MacMillan, Richard (2006). The British Occupation of Indonesia 1945-1946: Britain, The Netherlands and the Indonesian Revolution. New York: Routledge. ISBN 0-415-35551-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ "LINTASAN SEJARAH KAVALERI ANGKATAN DARAT". Pusat Kesenjataan Kavaleri. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-11. Diakses tanggal 11 Juli 2022.
  4. ^ Sumber: Buku INFANTERI The Backbone of the Army. Priyono. MataPadi PressIndo – Cetakan Pertama Januari 2012. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Sedjarah TNI-AD Kodam VII/Diponegoro : Sirnaning Jakso Katon Gapuraning Ratu volume 2 cetakan 1968. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Pornomo, Eko Loren Ardiansah (2016). "Geraka DI/TII di Jawa Tengah: Pemberontakan Eks Batalyon 426 dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Masyarakat di Klaten Tahun 1950-1952". Ilmu Sejarah - S1. 2 (1): 10. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ "Sejarah Kikavser 2/BS Kodam IV/Diponegoro". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-22. Diakses tanggal 2016-05-06. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ Penuturan Presiden Soeharto, dikutip dari buku “Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya” yang ditulis G. Dwipayana dan Ramadhan KH, diterbitkan PT Citra Kharisma Bunda Jakarta, tahun 1982, hal 82-88. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ^ Elson, Robert (2001). Suharto: A Political Biography. UK: The Press Syndicate of the University of Cambridge. ISBN 978-0-521-77326-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ^ Maeswara, Garda. Sedjarah Singkat Perdjuangan Bersendjata Bangsa Indonesia (1964: 157). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ^ Jenkins, David (1984). Suharto and His Generals: Indonesian Military Politics 1975-1983 (1984). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ^ Kecik, Hario. Pemikiran Militer 2: Sepanjang Masa Bangsa Indonesia (2011: 338). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. ^ Nugroho ·, Tjahyadi (1984). Soeharto, Bapak Pembangunan Indonesia. Yayasan Telapak. hlm. 131. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  14. ^ Disjarahad, Dinas Sejarah Angkatan Darat (2017). Pussenkav: Sejarah dan Pengabdiannya. Bandung, Jawa Barat. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Jabatan militer
Didahului oleh:
Letkol Kav R. Saleh Sadeli
Komandan Pussenkav
1958–1959
Diteruskan oleh:
Letkol Kav Soebagyo Sajid

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement